Bom Kereta di India Gunakan Bahan Peledak Jenis Baru

Bom Kereta di India Gunakan Bahan Peledak Jenis Baru

- detikNews
Senin, 19 Feb 2007 22:06 WIB
New Delhi - Bom di KA Samjhauta Express jurusan New Delhi, India menujur Attari, perbatasan India-Pakistan ternyata menggunakan materi jenis baru. Polisi juga telah menemukan petunjuk penting untuk menangkap pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa yang menewaskan 67 orang itu."Materi bom yang digunakan adalah jenis baru," kata Menteri Dalam Negeri India Shivraj Patil di New Delhi seperti dilansir dari AFP, Senin (19/2/2007).Patil mengatakan, bom tersebut dikemas dalam kopor-kopor. Namun Patil enggan memberikan keterangan lebih rinci mengenai investigasi bom di perbatasan Panipat yang terletak 100 km Utara New Delhi itu. "Kami telah memiliki cukup input, tapi kami tidak akan membocorkan rahasia karena itu dapat menghambat penelusuran kami," ujarnya.Sementara itu petugas forensik mengatakan campuran dalam bom yang membuat 13 orang terluka itu. antara lain kerosin, sulphur dan potassium nitrat. Menurut petugas tersebut, campuran itu berbeda dari ledakan-ledakan sebelumnya yang diketahui sebagai RDX. "Materi-materi itu dipaket dengan baju-baju lengkap dengan alat pengatur waktu," katanya.Sampai saat ini belum ada pihak pemberontak Islam yang mengaku bertanggung jawab terhadap serangan yang terjadi pukul 01.50 waktu setempat itu.Ledakan bom kereta bertepatan dengan kunjungan Menlu Pakistan Kasuri ke India. Dia dijadwalkan menghadiri acara Komisi Bersama India-Pakistan bersama dengan Menlu India Pranab Mukherjee. (ken/nal)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait