Tak Ada Makanan, Pasir pun Dimakan Gozi

Tak Ada Makanan, Pasir pun Dimakan Gozi

- detikNews
Senin, 19 Feb 2007 18:34 WIB
Ambon - Perutnya besar, wajahnya pucat, matanya melotot tajam. Dalam umur 6 tahun, berat badan hanya 12 kilogram. Bocah malang itu bernama Gozi Usama.Gozi saat ini hanya bisa terbaring lemah di RSU Alfatah Ambon. Bocah laki-laki asal kampung Lomin, Kecamatan Geser, kabupaten seram Bagian Timur (SBT) ini menderita gizi buruk. Gozi dibawa ke kota Ambon, oleh neneknya, Nehma (60). Saat ditemui detikcom di RSU Alfatah, Nehma menuturkan, cucunya Gozi, sakit sejak enam bulan lalu. Gozi sempat dibawa ke puskesmas kecamatan Geser. Namunsetelah empat bulan berlalu, Gozi tak kunjung sembuh. Sebenarnya, pihak Puskesmas sudah meminta keluarga membawa Gozi ke rumah sakit sejak awal Januari lalu. Namun keterbatasan biaya, membuat sang bocah baru bisa dibawa ke rumah sakit Minggu (18/2/2007).. Bersama sang nenek, bocah berambut ikal ini, menumpangi kapal motor Manusela. Selama perjalanan yang memakan waktu sehari semalam, Gozi hanya bisa tergolek di pangkuan neneknya. "Saya terpaksa hutang ke tetangga-tetangga untuk melarikan anak ini ke Ambon," cerita Nehma. Menurut Nehma, keluarga hidup serba kekurangan. Kedua orang tua Gozitidak mempunyai pekerjaan. Untuk biaya makan sehari-hari sangat susah."Anak ini, sering makan pasir, bila tak ada makanan," ungkap Nehma.Hasil pemeriksaan sementara dokter RSU Alfatah, Ambon, mengatakan Gozi menderita infeksi TB Paru serta anemia. Kedua penyakit itulah yang membuat tubuh Gozi kurus. "Ini tidak setara dengan anak seusia dia. Seharusnya berat badannya sekitar 16 kilogram," ungkap dr Robi yang menangani Gozi. (han/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads