Yogya Hujan Deras, Korban Puting Beliung Berlarian
Senin, 19 Feb 2007 16:46 WIB
Yogyakarta - Sejak pukul 15.00 WIB, Senin (19/2/2007), hujan deras kembali mengguyur Kota Yogyakarta. Para korban puting beliung yang sedang bergotong royong memperbaiki atap rumah kalang kabut dan berteduh di tempat aman. Barang-barang elektronik mereka amankan.Hingga pukul 16.20 WIB, hujan deras masih terus mengguyur Kota Gudeg ini. Padahal, belum semua rumah warga korban puting beliung selesai diperbaiki. Karena itu, rumah-rumah yang gentingnya masih belum diperbaiki itu pun dibanjiri air hujan.Sebagian warga langsung menyelamatkan barang masing-masing dengan menutupinya dengan tenda-tenda plastik. Seperti terlihat di Kampung Danukusuman, Kecamatan Danurejan, warga langsung berhamburan menyelamatkan barang-barang berharga mereka. Barang-barang elektronik, misalnya, dipindahkan ke tempat yang aman dan ditutup dengan plastik.Sedangkan warga yang rumahnya roboh, sebagian dari mereka langsung menyelamatkan barang-barangnya ke rumah warga yang tidak mengalami kerusakan parah atau dimasukkan ke tenda posko.Seperti dialami Umar. Rumah Umar hampir rata dengan tanah akibat disapu puting beliung, Minggu (18/2/2007) kemarin. Karena itu, ketika hujan deras mengguyur, Umar bersama istri, anak-anak dan menantunya langsung berlari ke posko.Sementara barang-barang yang masih di luar rumah, seperti peralatan dapur, meja kursi, ditinggal begitu saja. Umar dan keluarganya hanya bisa membawa tikar dan kasur ke tenda posko.Meski rumahnya rusak parah, Umar yang berasal dari Madura ini tetap bertekad membuka warung satenya malam ini. "Kalau tidak jualan hari ini, saya sekeluarga makan apa," kata Umar yang sudah puluhan tahun berjualan sate kambing dan ayam ini.Sementara itu, proses perbaikan jaringan listrik masih berlangsung. Di sebagian daerah, seperti kampung Baciro, listrik sempat menyala beberapa jam. Namun begitu hujan deras, listrik dipadamkan lagi.
(asy/sss)











































