Peluang Kematian Bayi Lahir Lewat Dukun Mencapai 44%

Peluang Kematian Bayi Lahir Lewat Dukun Mencapai 44%

- detikNews
Senin, 19 Feb 2007 14:16 WIB
Jakarta - Gawat! Peluang kematian bayi yang dilahirkan dengan konsep persalinan tradisional mencapai 44 persen. Hal ini karena peluang terjadinya infeksi yang cukup besar, salah satunya tetanus.Demikian disampaikan Project Officer UNICEF Wibowo kepada wartawan di Gedung Depkes, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (19/2/2007)."Biasanya dukun-dukun yang menangani persalinan menggunakan pisau, lalu ramuannnya sering tidak steril dan ditaruh di pusar bayi. Dengan begitu kumannya masuk," ujar dia. Menurut Wibowo, untuk menangani kasus ini, UNICEF telah menyiapkan program pemberian vaksin tetanus di 47 kabupaten di Indonesia pada April 2007.Wibowo menambahkan, sasaran pemberian vaksin yakni ibu-ibu yang berusia 15-45 tahun. Sedangkan daerah yang menjadi prioritas pemberian vaksin adalah Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Hal ini karena tingkat penyaluran vaksinasi tetanus di NAD masih lebih rendah di bawah daerah lainnya."Oleh karena itu kita prioritaskan yang diberikan vaksin adalah 21 Kabupaten di NAD dari total 47 Kabupaten di Indonesia," tandas dia. (nik/asy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait