detikPolling
Tangani Banjir, Sutiyoso Payah!
Senin, 19 Feb 2007 13:03 WIB
Jakarta - Jakarta kebanjiran. Bukan hanya dengan air hujan dan air bah, tapi juga air mata. 85 Jiwa tewas dan setengah juta orang jadi pengungsi yang hingga kini merana dilanda diare. Hasil detikPolling menganggap Sutiyoso payah menangani banjir.Polling dibuka pada 5 Februari 2007 pukul 11:42:13 WIB. Pertanyaan yang muncul adalah: Menjelang berakhirnya kepemimpinan Gubernur Sutiyoso, Jakarta kembali dilanda banjir dahsyat. Penilaian Anda terhadap kinerja Sutiyoso?. Ada dua jawaban yang bisa dipilih, yakni "baik" dan "buruk".Hasil polling hingga Senin (19/2/2007) pukul 13.00 WIB, 2.652 suara telah masuk. Dari total responden, 2.405 suara (90,69%) memilih buruk, nyaris 100 persen. Sementara 247 suara (9,31%) memilih baik. Selisihnya sangat banyak, yakni 81,38 persen.Banjir nyaris menenggelamkan Jakarta pada 2 Februari. Sang gubernur, Sutiyoso, mengambinghitamkan alam dengan melimpahkan kesalahan pada siklus 5 tahun dan 30 tahun, bahkan bulan purnama.Sutiyoso pun dihujani kecaman dari berbagai penjuru, termasuk oleh Wapres Jusuf Kalla. Mulai dari pembangunan gedung dan bangunan yang menghabisi lahan hijau, tata kota yang amburadul, hingga sistem drainase yang buruk. Sutiyoso pun ditunjuk sebagai orang pertama yang harus bertanggung jawab.Namun sikap kurang ksatria yang justru dipilih pria yang akrab disapa Bang Yos ini. Dia justru mengeluhkan macetnya anggaran proyek pembangunan banjir kanal timur yang 'dipropagandakan' olehnya sebagai satu-satunya solusi mengatasi banjir di Jakarta.Banjir Jakarta pada 2002 tidak dijadikan pelajaran. Alhasil, banjir Jakarta pada 2007 justru lebih dahsyat. Padahal tahun 2007 ini Sutiyoso harus meninggalkan kursi empuknya sebagai gubernur. Jika saja ibukota tak dilanda air bah, bukan mustahil Sutiyoso akan meninggalkan kenangan manis. Tapi fakta bicara lain.Meski demikian polling ini tidak bersifat ilmiah dan hanya mencerminkan opini para pembaca detikcom yang berpartisipasi dalam detikPolling.
(sss/asy)











































