Yuk! Bawa Anak Anda Imunisasi Campak 20 Februari
Senin, 19 Feb 2007 12:46 WIB
Jakarta -
Dalam hitungan 20 menit, satu anak meninggal dunia karena penyakit campak. Imunisasi campak pun digalakkan di 5 provinsi.Kelima provinsi itu adalah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.Imunisasi campak akan diberikan pada anak-anak usia 6 hingga 59 bulan, dan anak usia sekolah kelas I hingga VI SD.Imunisasi pada anak-anak usia 6-59 bulan dilakukan di puskesmas, posyandu, dan pos kesehatan lainnya. Sedangkan anak usia sekolah belum ditentukan."Di Yogya sudah dilakukan pascabanjir tahun 2006 lalu," kata Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari di Departemen Kesehatan, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (19/2/2007).Menurut dia, campak masalah serius. Buktinya tiap tahunnya 30 ribu anak meninggal karena campak."Angka ini berarti dalam 20 menit ada satu anak meninggal karena campak," ujarnya.Dikatakan dia, campak disebabkan oleh virus yang sangat infeksius. Tanpa imunisasi, penyakit ini akan menyerang hampir setiap anak.Gejala klinisnya yakni demam, pilek, batuk, disertai ruam atau bercak merah pada permukaan kulit dan mata merah. Penyakit ini juga disertai komplikasi seperti pneumonia, diare, radang telinga, dan radang otak."Nanti juga akan diberikan vitamin A untuk anak-anak usia 6-59 bulan, juga imunisasi polio untuk anak usia 0-59 bulan," kata Siti.Siti menuturkan, dana untuk imunisasi campak sebesar Rp 36 miliar dari bantuan PMI AD melalui WHO. Sedangkan bantuan vaksin dari WHO dan Unicef.Country Representative and Chief Vaction Unicef Keith Feldon berharap program ini mencapai target sasaran 13 juta lebih anak-anak di 5 provinsi."Kita ingin pastikan seluruh ayah dan ibu membawa anak mereka untuk mendapatkan vaksin campak," kata Feldon.
(aan/sss)










































