Bahas Nasib 500 Ribu Guru Agama di DPR, 3 Menteri Absen
Senin, 19 Feb 2007 11:39 WIB
Jakarta - Nasib 500 ribu guru agama dibahas di gedung rakyat. Namun dari enam menteri yang diundang, hanya tiga menteri yang hadir. Sisanya absen.Raker yang dimulai sejak pukul 10.15 WIB, Senin (19/2/2007) itu hanya dihadiri Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bapenas Paskah Suzetta, Mendiknas Bambang Soedibyo, dan Menteri Agama Maftuh Basyuni.Raker seharusnya dihadiri juga oleh Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menkeu Sri Mulyani, dan Meneg PAN Taufiq Effendi."Rapat kerja ini soal nasib guru agama, ada 500 ribu guru yang bernasib buruk, yang gajinya hanya Rp 50-70 ribu per bulan," ujar Ketua Komisi VIII Hasrul Azwar sebelum membuka raker di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.Menurut Hazrul, raker akan membahas tiga persoalan anggaran pendidikan agama, gaji dan tunjangan guru agama, serta eselonisasi jabatan struktural guru agama di Departemen Agama."Kesejahteraan guru agama, menurut kami, masih jauh dari sejahtera. Harus ada kesejahteraan antara pendidikan umum dan pendidikan agama," ujar politisi PPP itu. Hingga pukul 11.30 WIB, raker masih berlangsung.
(nik/sss)











































