Longsor di Magelang, 7 Warga Tewas, 3 Masih Tertimbun
Minggu, 18 Feb 2007 22:25 WIB
Magelang - Bencana tanah longsor terjadi di Kabupaten Magelang. Tujuh orang ditemukan tewas tertimbun tanah. Tiga korban lagi masih tertimbun. Sedang empat orang mengalami luka-luka.Ketujuh korban tewas yang sudah ditemukan itu adalah Yunus, Wahid, Mamik, Lukman, Toriq, Taufik, dan Andik. Tiga orang yang masih dalam pencarian adalah Maskun, Sajuri, dan Sururi.Empat korban lain yang mengalami luka bernama Irfan, Muharman, Amat Baidah, dan Fauzi. Mereka mendapatkan perawatan dari Puskesmas Windusari.Menurut aparat Desa Tanjungsari, Sapari (50), peristiwa itu terjadi hari Minggu (18/2/2007) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, warga dua desa yakni Desa Tanjungsari dan Desa Pasangsari kerja bakti membangun saluran air irigasi.Namun tebing setinggi 150 meter yang berada di lokasi kerja bakti di antara Desa Tanjungsari dan Pasangsari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, itu tiba-tiba longsor. Dia mengatakan sehari sebelumnya di wilayah Windusari yang berada di kaki Gunung Sumbing itu diguyur hujan lebat. Pagi hari saat cuaca cerah, sekitar 400-an warga meneruskan kerja bakti membangun saluran air yang dilakukan dua desa itu setiap hari Minggu."Tiba-tiba tanah di bagian atas longsor disertai suara gemuruh dan warga kaget sebagian berhasil menyelamatkan diri tapi korban yang tertimbun sebagian berada di atas tidak berhasil lari," katanya.Menurut dia, siang hingga sore pencarian terhadap tiga orang korban yang belum ditemukan terus dilanjutkan. Namun hingga pukul 16.00 WIB belum diketemukan,pencarian dilanjutkan Senin 19 Februari 2007 dibantu aparat dari Polres Magelang dan Kodim Magelang."Tanah yang longsor tebal sekali sekitar 20 meter, ketiganya positif terkubur," katanya.
(fay/fay)











































