Bu Suwardi Berlarian Dikepung Puting Beliung Sembari Menangis

Bu Suwardi Berlarian Dikepung Puting Beliung Sembari Menangis

- detikNews
Minggu, 18 Feb 2007 18:25 WIB
Yogyakarta - Minggu (18/2/2007) sore ini sungguh hari yang tak terlupakan sepanjang hidup Bu Suwardi. Baru kali ini perempuan paruh baya ini melihat kekuatan alam yang sedang mengamuk: angin puting beliung.Apesnya, dia turut menjadi korban amukan angin yang oleh orang Jawa disebut angin lesus itu. Rumahnya rontok. Bahkan jiwanya juga shock karena sempat dikepung angin.Ceritanya, saat itu dia tengah di dalam rumahnya di Kampung Pengok Kidul, Yogyakarta. Hujan deras mengguyur. Tiba-tiba terdengar suara seperti pesawat jet. Penasaran, Bu Suwardi pun membuka pintu rumah ingin tahu apa yang terjadi.Ndilalah angin kencang sudah ada di depannya. Perabotannya yang ada di luar rumah sudah beterbangan. Bu Suwardi seketika lari lintang pukang. Dia melupakan rumahnya.Sambil berlari ke jalanan, Bu Suwardi menangis histeris. Angin terus mengikutinya ke mana pun dia pergi. Tidak ada yang bisa menolongnya karena semuanya pun dalam keadaan ketakutan. "Saya dikepung angin," ceritanya begitu selamat dari amukan angin lesus. Dia tampak lega meski sinar shock masih membayang di benaknya."Saya tidak pernah kena bencana sebelumnya. Waktu gempa dulu, di sini juga aman. Tapi sekarang rumah saya rusak. Saya harap pemerintah turun tangan membantu saya," ujarnya pada detikcom sambil menunjukkan rumahnya yang amburadul.Angin yang mengamuk di kawasan itu membawa perabotan dan kayu-kayuan yang besar. Bahkan di depan rumah Bu Untung, tetangga Bu Suwardi, tergeletak kayu kelapa (glugu) yang cukup besar -- yang biasa untuk menyangga genting -- yang entah datang dari mana. (nrl/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads