Se-RT Mengemis Angpao

Se-RT Mengemis Angpao

- detikNews
Minggu, 18 Feb 2007 15:30 WIB
Jakarta - Mengemis mungkin cara termudah mendapatkan uang. Tak heran menjadi pengemis dadakan saat Imlek dipilih oleh beberapa warga untuk mendapatkan angpao. Bahkan ada sekumpulan pengemis yang berasal dari satu RT.Misalnya yang dilakukan beberapa warga Jl Cendrawasih V Blok T RT 06/06, Cengkareng Barat, Jakarta Barat. Mereka menengadahkan tangan di halaman Wihara Dharmabakti, Glodok, Jakarta, Minggu (18/2/2007). Bahkan rutinitas itu sudah dijalani selama 5 tahun.Puluhan orang itu terbagi menjadi beberapa kelompok. Biasanya mereka berangkat dan pulang bersama-sama dengan menggunakan angkutan umum. Seperti Yuni (37) bersama 8 tetangganya sudah sampai di wihara ini sejak Sabtu pukul 14.00 WIB kemarin. Hanya dengan bermodal tikar, mereka menginap bersama ratusan pengemis lainnya di halaman wihara."Mumpung libur, daripada kagak ngapa-ngapain," cetus Yuni dengan logat Betawi yang kental.Menurut Yuni, pendapatan pengemis di kelompoknya bervariasi antara Rp 35-50 ribu. Perempuan yang sehari-harinya ini berprofesi sebagai buruh cuci ini mengaku baru mendapatkan Rp 50 ribu. Itu pun harus didapat dengan berdesak-desak dengan pengemis lain di bawah terik matahari.Dari uang tersebut, Yuni rencanaya akan menggunakannya untuk ongkos pulang dan membeli bahan makanan. "Wah paling buat beli beras sama lauk, cukup untuk 3 harian mbak," imbuh dia.Untuk JajanDari orang yang menyemut di halaman wihara, tampak pula anak-anak yang ikut mengemis. Bocah-bocah itu tampak gembira. Sebab dari angpao yang mereka dapat, bisa digunakan untuk membeli jajanan yang dijual di sekitar wihara.Yanto (8) misalnya, dari hasil mengemis, dia mendapat Rp 4.000. Dengan wajah berseri dia mendatangi penjual kue rangin. Diangsurkannya uang senilai Rp 1.000 kepada si penjual untuk mendapatkan 5 kue.Uang sisanya buat apa? "Nanti uang yang lain juga mau buat beli kue," kata dia polos.Di halaman Wihara Dharmabakti masih tampak ramai, meski ada beberapa pengemis yang mulai angkat kaki. Belasan pedagang jajanan pun masih memadati jalan sekitar wihara, dan sebagian pendapatannya justru didapat dari pengemis yang jajan.Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso dikabarkan akan datang ke wihara tersebut pukul 14.00 WIB untuk mengucapkan selamat Imlek. Namun hingga pukul 15.00 WIB, Bang Yos belum juga tampak. Beberapa wartawan pun menunggu sambil membeli jajanan bersama para pengemis. (nvt/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads