Polisi Inggris Siaga I Hadapi Gangster

Polisi Inggris Siaga I Hadapi Gangster

- detikNews
Minggu, 18 Feb 2007 11:49 WIB
London - 3 Remaja di London tertembak. Polisi setempat pun memperketat keamanan. Sepanjang malam polisi bersenjata lengkap berkeliling di jalan-jalan di London mengantisipasi serangan dari para anggota gangster. Ketiga remaja itu tertembak dalam sepekan. Mereka adalah Billy Cox (15), Michael Dosunmu (15) dan James Smartt-Ford (16). Mereka tertembak dalam waktu yang berbeda saat perang gangster. Para gangster di London sangat mudah mendapatkan senjata canggih seperti Uzi ataupun AK 47.Polisi Inggris menyatakan siaga satu di Kota London, khususnya bagian selatan London yakni di Lambeth dan Southwalk. Polisi berupaya menghentikan aksi kekerasan yang muncul dari para gangster ini, seperti Peckham Boys dan rekan-rekannya. Seperti dikutip The Guardian, Minggu (18/2/2007) polisi setempat menghentikan semua kendaraan yang dicurigai. Kepolisian elit Inggris, Scotland Yard, memfokuskan pengamanan di dua kota bagian selatan London itu.Menteri Dalam Negeri Inggris John Reid berjanji akan mengusut tuntas kasus itu. Dia tak segan-segan akan menangkap para anggota gangster yang selama ini sangat meresahkan warga London. Reid juga sudah menyuruh stafnya untuk membuat aturan baru yang ketat dengan sanksi yang tegas soal kepemilikan senjata api. Kebebasan pemilikan senjata api justru dimanfaatkan para penjahat dan para gangster membuat keonaran. Reid juga sudah bertemu secara khusus dengan pimpinan Scotland Yard dan pemerintah lokal untuk mendiskusikan secara serius soal adanya ancaman kerusuhan oleh para gangster.Reid juga berharap peran orangtua dan masyarakat lokal untuk menghentikan perang antargangster ini. "Polisi memang akan mengusut siapa pun yang terlibat kasus ini. Tapi penting bagi orangtua dan masyarakat setempat untuk sama-sama menghadapi perang antargangster ini," ujarnya.Perdana Menteri Inggris Tony Blair menyesalkan aksi kekerasan oleh para gangster ini. Tertembaknya 3 remaja disebutnya sebagai peristiwa yang mengejutkan, tragis dan sulit dipercaya. Dia berjanji, dalam beberapa hari ke depan pemerintah akan segera mengeluarkan aturan untuk memperkecil perang senjata api dari para gangster. (mar/nrl)


Berita Terkait