Bom Perang Dunia II di Selat Lembeh Dievakuasi

Bom Perang Dunia II di Selat Lembeh Dievakuasi

- detikNews
Sabtu, 17 Feb 2007 17:27 WIB
Manado - Kapal Jepang bermuatan bom karam di perairan Selat Lembeh, Kota Bitung, Sulawesi Utara pada zaman Perang Dunia II. Hingga kini bom itu masih aktif dan bisa mencelakai kapal yang lalu lalang."Bom aktif yang diperkirakan berjumlah ratusan itu dievakuasi mulai tadi pagi untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Sebab lokasinya berada di jalur tempat lalu-lalangnya kapal yang masuk ke Pelabuhan Bitung," kata Dansat Brimob Polda Sulut AKBP Adeni Muhan ketika dihubungi detikcom, Sabtu (17/2/2007).Dituturkan dia, kapal yang karam tersebut dalam posisi tertelungkup. Bom tersimpan di dalam dua kontainer berukuran 2x3 meter. Selama ini evakuasi bom yang ditemukan tahun lalu itu terkendala posisi kapal tersebut.Evakuasi dilakukan pihak Brimob Polda Sulut. Untuk memperlancar proses evakuasi, Polda Sulut telah meminjam alat pengait dan rubberboat dari pemerintah setempat untuk mengembalikan posisi kapal agar pengangkatan lebih mudah dilakukan.Akhir tahun lalu, Polda sudah berhasil mengangkat 33 bom di lokasi itu dan kini sudah diamankan di ruangan khusus di Markas Brimob Paniki, Manado.Selain kesulitan karena posisi kapal, lamanya proses pengangkatan bom aktif ini, menurut mantan Komandan Densus 88 yang berhasil membekuk Basri, buronan paling dicari di Poso itu, karena polisi sangat berhati-hati."Satu kesalahan kecil saja dalam evakuasi ini bisa berakibat fatal," jelas Muhan yang beberapa waktu lalu sudah dilantik sebagai Kapolres Poso ini namun belum serah terima jabatan.Sementara pemusnahan 33 bom aktif yang sudah diberhasil diangkat tahun lalu itu, papar Muhan, sedang dikoordinasikan dengan pemerintah daerah, terutama menyangkut lokasi yang aman, serta menunggu izin dari Mabes Polri. (sss/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads