Tower Rubuh, Tidak Ada Hubungan Mencari Proyek di PLN
Sabtu, 17 Feb 2007 00:02 WIB
Jakarta - Rubuhnya empat tower milik PLN di Riau, tidak ada hubungannya dengan isu mengejar proyek baru ditahun 2007. PLN yakin, rubuhnya tower merupakan tindak kriminal.Hal itu ditegaskan, General Maneger Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (PDB) Sumatera, Kikid Sukantomo dalam jumpa pers, Jumat (16/2/2007) pukul 20.30 WIB, di kantor PLN Wilayah Riau, Jl Setiabudi, Pekanbaru.Ungkapan ini sehubungan adanya pertanyaan wartawan, soal dugaan, dengan rubuhnya empat tower tersebut, dengan sendirinya akan ada proyek baru ditubuh PLN. Dan yang akan mengerjakan proyek renovasi tower tersebut kontraktor dari kalangan oknum-oknum PLN itu sendiri."Kalau rekan-rekan wartawan bertanya apakah kasus ini terkait soal mencari proyek baru di PLN, saya tegaskan sama sekali tidak ada hubungannya. Kami yakin pegawai PLN tidaklah demikain," tegas Kikid. Dia juga menjelaskan, bila ada proyek PLN misalkan di Riau, hal itu belum tentu proyek dikerjakan oleh rekanan di Riau sendiri. Biasanya, proyek PLN ini melalui mekanisme tender di pusat."Misalkan ada proyek PLN di daerah, yang menentukan bukan di daerah, tapi di pusat. Kami sangat yakin sekali, rubuhnya tower ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan mengejar proyek baru ditahun 2007 ini," ujarnya. Pihaknya meyakini, kasus pengerusakn tower ini, merupakan tindak criminal dan sangat jauh dengan keterkaitan dalam mengerjar proyek. "Dalam kasus ini pihak Polda Riau sudah melakukan penyelidikan. Karena itu kita tunggu saja hasil penyelidikan pihak kepolisian," tandasnya.
(cha/ary)











































