Satu Jam Bersama Pak Lah

Laporan dari Malaysia

Satu Jam Bersama Pak Lah

- detikNews
Jumat, 16 Feb 2007 16:41 WIB
Satu Jam Bersama Pak Lah
Putra Jaya - Hari ini hari Jumat. Di hari baik itu, pemerintah Malaysia memerintahkan para pegawai pemerintah mengenakan pakaian Melayu. Begitu juga dengan Perdana Menteri (PM) Malaysia Abdullah Ahmad Badawi. Dengan berpakaian Melayu warna merah marun, Badawi bertemu sejumlah pimpinan media massa Indonesia. Pertemuan dengan Pak Lah, demikian Badawi sering disapa, berlangsung di Kantor Menteri Keselamatan Dalam Negeri, di kawasan Putra Jaya, Malaysia, Jumat (16/2/2007). Pertemuan ini digelar di kantor ini, karena saat itu, Pak Lah sedang berkantor di kantor ini. Asal tahu saja, selain sebagai PM, Pak Lah juga menjabat sebagai Menteri Keselamatan Dalam Negeri. Ada pimpinan 12 media yang ikut pertemuan ini. Asro Kamal Rokan dan Adi Lazuardi (Antara), Arys Hilman (Republika), Augustine Lesek (Suara Pembaruan), Budio Kartohadiprodjo (Gatra), Imanuddin Razak (The Jakarta Post), Inria Zulfikar (Bisnis Indonesia), Masud Hariah (Melayu Pos), Mashuri (Rakyat Merdeka), Syarifuddin (Sinar Harapan), Toriq Hadad (Tempo), dan Arifin Asydhad (detikcom). Pertemuan difasilitasi oleh Centre for International Dialogue Institute of Strategic and International Studies (ISIS Malaysia). Sebelum bertemu Pak Lah, ISIS Malaysia juga memfasilitasi pertemuan para pimpinan media Indonesia dengan Menteri Besar Negeri Terengganu di Kuala Terengganu. Pertemuan dengan Pak Lah berlangsung dari pukul 11.40 hingga 12.40 waktu Malaysia dan berlangsung nonformal, santai. Pak Lah mempersilakan delegasi dari Indonesia untuk menanyakan apa saja. Banyaklah pertanyaan yang muncul, dari soal hubungan RI-Indonesia, hubungan Pak Lah dengan Mahathir, sikap Malaysia terhadap Amerika, sikap Pak Lah terhadap Asean dan OKI dan juga mengenai masalah tenaga kerja Indonesia (TKI). Pak Lah menjawab dengan lugas, sambil diselingi senda gurau. Beberapa kali, tawa menggelegar dalam pertemuan itu. Pak Lah juga memberikan sebagian pernyataan yang tidak boleh disiarkan, alias off the record. Berkali-kali Pak Lah juga tersedak dan batuk. "Maaf, saya batuk begini, karena berkata sambil makan," kata Pak Lah sambil senyum. Sedikitnya dua kali Pak Lah tersedak. Pertemuan yang hanya satu jam membuat banyak pertanyaan yang sudah disiapkan akhirnya tak tersampaikan kepada Pak Lah. Pertemuan ini berlangsung sederhana dengan hidangan makanan ala Melayu. Ada roti jala, kue lemper bakar, dan sejumlah buah-buahan. Pertemuan diakhiri dengan foto bersama dan bersalaman antara delegasi Indonesia dengan Pak Lah dan sejumlah pejabat. Keterangan Foto: Gaya Pak Lah saat memberikan penjelasan (atas) dan hidangan ala Melayu yang disajikan (foto: arifin asydhad/detikcom) (asy/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads