Bang Yos Pergi, Balita Kritis Hembuskan Nafas Terakhir
Jumat, 16 Feb 2007 12:13 WIB
Jakarta - Tangan Elsye sempat digenggam Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso. Namun masa krisisnya tak tertolong. Setelah Sutiyoso pergi, bayi 4 tahun 3 bulan itu menghembuskan nafas terakhir. Ibu dan neneknya pun histeris dan pingsan.Sutiyoso meninggalkan RSUD Koja, Jl Cijampea, Tanjung Priok, Jakarta, pukul 11.30 WIB, Jumat (16/2/2007), usai mengunjungi pasien korban banjir.Elsye, putri pasangan Ela (25) dan Maman (28), warga Jl Pelita I B RT 2 RW 3, Rawabadak, Koja, Jakarta Utara, ini tutup usia pukul 11.50 WIB di ruang UGD.Bayi malang ini sebelumnya mengalami krisis sejak pukul 10.00 WIB. Elsye menggigil hebat lantaran demam berdarah dengue disertai diare. Elsye dirawat di RSUD Koja sejak pukul 01.30 WIB.Begitu Elsye meninggalkan dunia fana ini, kedua orangtua langsung menjerit histeris, menangis, dan meraung. Ibu dan neneknya bahkan pingsan.Sementara dokter dan juru rawat langsung sibuk memastikan kondisi Elsye dengan memegang urat nadi lengannya dan menyorotkan lampu senter ke kedua bola matanya. Dokter kemudian memastikan Elsye telah pergi.Humas RSUD Koja Caroline Kawinda menjelaskan, pasien terlambat dibawa ke rumah sakit, sehingga ketika masuk rumah sakit telah mengalami masa krisis."Kami kesulitan karena Elsye sudah mengalami masa yang mengkhawatirkan. Kami hanya bisa berusaha semampu kami, namun Tuhan berkehendak lain," ujar Caroline.
(sss/umi)











































