Cegah DBD, Monas Di-fogging

Cegah DBD, Monas Di-fogging

- detikNews
Jumat, 16 Feb 2007 09:57 WIB
Jakarta - Usai tergenang air, Jakarta kini diguyur wabah penyakit. Agar tidak kembali terulang, Pemprov DKI Jakarta membagikan satu mobil per kelurahan. Monas juga di-fogging.Penyerahan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Gubernur DKI Sutiyoso dalam pembukaan Gerakan Massal Cegah Penyakit Pascabanjir dan DBD di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (16/2/2007).Sutiyoso yang mengenakan kaos oranye dan bercelana training menyerahkan kunci mobil operasional trantib. Penyerahan disaksikan Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari dan 8 gubernur yang daerahnya tergolong rawan demam berdarah.Upacara pembukaan itu sendiri dimulai pukul 08.00 WIB dan selesai satu jam kemudian. Ada kurang lebih 4.000 peserta upacara dari instansi pemerintah DKI, TNI/Polri, dan warga.Sebelum acara mulai, Sutiyoso menyempatkan diri untuk senam bersama peserta upacara. Empat petugas melakukan fogging di sekitar Monas untuk mencegah berkembangbiaknya nyamuk Aedes Aegypti.Bantuan kesehatanTidak hanya Sutiyoso, Menkes Siti Fadillah supari juga memberikan bantuan khusus mencegah demam berdarah. Penyerahannya dilakukan simbolis pada perwakilan organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna dan KNPI. Tiap paketnya berisi bubuk abate, pembersih lantai, dan pamflet pencegahan demam berdarah.Menkes mengatakan ada 8 daerah di Indonesia yang rawan demam berdarah."Daerah-daerah tersebut yakni Sumsel, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Kalimantan Timur," katanya setelah upacara selesai.Menkes juga menyinggung soal kasus demam berdarah di DKI yang tak kunjung juga dijadikan kejadian luar biasa (KLB)."DKI belum memenuhi syarat KLB," katanya singkat.Tapi Menkes enggan menjelaskan mengenai syarat yang dimaksudnya. Wanita berkacamata itu malah mengajak wartawan datang ke kantornya."Makanya sering-sering aja ke Depkes," selorohnya. (gah/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads