Imlek, Libur, dan Mudik

Laporan dari Malaysia

Imlek, Libur, dan Mudik

- detikNews
Jumat, 16 Feb 2007 08:30 WIB
Kuala Lumpur - Perayaan Tahun Baru Cina (imlek) di Kuala Lumpur, Malaysia akan digelar cukup meriah. Untuk tahun ini, masyarakat Malaysia akan menikmati libur panjang selama empat hari. Ini berarti saatnya bagi masyarakat Malaysia untuk pulang kampung (baca: mudik). Setiap Imlek, pemerintah Malaysia selalu memberikan libur selama dua hari. Tapi, karena tahun ini Imlek jatuh pada hari Minggu (18/2/2007), maka pemerintah menetapkan libur dua hari jatuh pada Senin dan Selasa (19-20 Februari 2007). Karena itu, masyarakat Malaysia akan menikmati libur selama empat hari, dari hari Sabtu - Selasa (17-20 Februari). Di Kuala Lumpur, hari Sabtu dan Minggumerupakan hari libur rutin. Mudik ke kampung akan dimulai pada hari ini, Jumat (16/2/2007) sore. Bila hari Imlek, maka suasana di Kuala Lumpur sungguh sangat sepi. Hampir bisa dikatakan, saat Imlek hanya orang-orang Cina saja yang berada di kota untuk merayakan tahun baru. "Toko-toko pada saat Imlek akan tutup. Hampir semua orang Melayu akan pulang kampung. Saya tahun ini tidak pulang kampung, karena sedang ada proyek," kata salah seorang warga Kuala Lumpur yang berasal dari Negeri Sabah, Rafiuddin, saat ditemui detikcom, Jumat (16/2/2007). Kuala Lumpur masih didominasi oleh orang Melayu, sekitar 70 persen. Sedangkan orang Cina sekitar 20 persen dan orang keturunan India sekitar 10 persen.Orang-orang Melayu di Kuala Lumpur sebagian besar berasal dari negeri-negeri di Malaysia. Sejak lampau, mereka melakukan urbanisasi dan beranak pinak di ibukota Malaysia ini. Karena itu, ketika ada libur panjang, maka warga Kuala Lumpur ini akan mudik ke tanah kelahirannya, seperti orang Jakarta mudik saatLebaran. Karena itu, menurut Rafiuddin, jalan-jalan raya keluar Kota Kuala Lumpur akan disesaki kendaraan mulai sore ini. "Libur dua hari saja, jalan menuju ke luar Kuala Lumpur macet-macet berkilo-kilo meter. Apalagi saat ini yang libur empat hari. Macetnya bisa lebih dari 10 km," kata Rafiuddin memprediksi. Selain kendaraan-kendaraan yang akan memadati jalan-jalan, semua angkutan transportasi umum, seperti LRT, monorail, dan bus akan dijejaki penumpang yangakan pulang kampung. Kuala Lumpur International Airport (KLIA) juga dipastikan akan membludak dengan para calon penumpang. Menjelang perayaan Imlek, situasi di Kuala Lumpur sudah mulai semarak. Pusat perbelanjaan, kantor-kantor, toko-toko, dan jalan-jalan sudah dipasangi lampion.Sejumlah spanduk ucapan 'Gong Xi Fa Cai' juga dipasang di mana-mana. Perdana Menteri Malaysia Abdullah Ahmad Badawi juga akan menggelar open house perayaan Imlek bersama Malaysian Chinese Association (MCA), salah satu partaiCina yang mendukung UMNO pada Senin, 19 Februari. Badawi juga akan menggelar open house di Penang Chinese Town Hall. (asy/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads