RI Undang Militer Myanmar Sekolah di Sesko TNI
Kamis, 15 Feb 2007 17:55 WIB
Jakarta - Pemerintah RI mengundang perwira militer menengah Myanmar ikuti pendidikan di sekolah staf komando (SESKO) TNI. Undangan ini berlaku bagi perwira AL, AD dan AU Myanmar. "Presiden pada Senior General Tan Swe, mengundang perwira-perwira militer Myanmar untuk ikut dalam SESKO AD, AL dan AU," kata Jubir Kepresidenan Dino Pattidjalal, Kamis (15/2/2007). Hal tersebut ia sampaikan pada wartawan seusai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerima kunjungan kehormatan Menlu Myanmar U Nyan Win di Kantor Presiden, Jakarta. Menlu Hasan Wirajuda hadir dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit itu. Selain bagi perwira militer, undangan juga ditujukan pada para diplomat yunior Myanmar. Pemeritah RI menawarkan agar mereka dapat mengikuti program pelatihan dan magang di fasilitas milik Deplu RI. "Dua tawaran ini disambut baik. Undangan ini berlaku dalam waktu dekat, setelah ini ada pertemuan untuk implementasinya," ujar Dino. Lebih lanjut Dino memaparkan, dalam kesempatan tadi Menlu U Nyan Win dan Menlu Hasan Wirajuda melaporkan terbentuknya komisi Bersama RI-Myanmar. Pembentukan komisi yang bertujuan percepat realisasi target road map to democracy itu sendiri usulan Presiden SBY saat berkunjung ke Myanmar dua tahun silam. "Presiden menyambut baik, dan diharapkan ini jadi milestone bagi hubungan diplomatik dua negara. Juga nyatakan harapan agar komitmen Myamar pada road map to democracy yang selama ini jadi acuan dapat terus dijalankan," imbuh Dino.
(lh/nrl)











































