332 Kg Bunga Anggrek Langka Gagal Diselundupkan ke Jepang
Kamis, 15 Feb 2007 17:05 WIB
Ambon -
Maluku kaya bunga anggrek nan cantik. Kekayaan ini jelas membuat banyak orang ngiler. Anggrek pun menjadi komoditas penyelundupan. Sedikitnya 332 kg atau tujuh koli bunga anggrek dari genus phaleonopsis sp dan dendrobium sp yang akan diseludupkan ke Jakarta digagalkan petugas bandara internasional Pattimura, Ambon, Kamis (15/2/2007)."Dua jenis anggrek ini dilindungi karena spesiesnya hampir punah. Kami dapat info dari petugas Bandara bahwa ada tanaman anggrek yang dilindungi akan dibawa ke Jakarta," ungkap Kepala Seksi Pemangkuan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) VIII Maluku, Danny Pattipeilohy, kepada detikcom di kantor BKSDA, Jl Kebun Cengkih Ambon. Rencananya, anggrek ini akan dibawa ke Jepang melalui Jakarta. Anggrek ini berasal dari desa Liang, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. Dari label pada bungkusan anggrek, diketahui nama dan alamat penerima, yakni Alim beralamat di kawasan Jakarta Timur. "Orang yang mengirimnya tiba-tiba menghilang setelah tahu petugas mengamankan anggrek itu," ujar Dany. Kendati demikian, Dany akan melakukan koordinasi dengan BKSDA Jakarta Timur untuk melacak si penerima. Dijelaskannya, bunga anggrek di Maluku ada yang berjenis endemik Ambon, endemik Seram dan endemik Maluku Tenggara. "Jenis-jenis itu masuk dalam kategori dilindungi," ujarnya.Dikatakannya, pihaknya akan terus melakukan pengusutan kasus ini. "Siapa tahu ada jaringannya dan sudah dilakukan sejak lama dan baru diketahui saat ini," katanya.
(han/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































