Punya HP, Napi Bom Bali Akan Dipindahkan dari LP Kerobokan

Punya HP, Napi Bom Bali Akan Dipindahkan dari LP Kerobokan

- detikNews
Kamis, 15 Feb 2007 16:31 WIB
Denpasar - Seluruh narapidana (napi) bom Bali I dan II yang kini mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kerobokan, Denpasar, yakni 11 orang, akan dipindahkan ke LP lain yang keamanannya lebih ketat. Hal ini menyusul ditemukannya 9 telepon genggam milik mereka.Rencana pemindahan napi bom Bali itu diungkapkan Kepala Keamanan dan Ketertiban Dirjen Lapas Departemen Hukum dan HAM, Djoko Mardjo, di LP Kerobokan, Jl Tangkuban Perahu, Denpasar, Bali, Kamis (15/2/2007)."Kita tunggu dulu hasil penyelidikan Polri. Tidak mungkin dalam waktu dekat kita memindahkan mereka sedangkan Polri masih melakukan penyelidikan (penemuan telepon genggam)," kata Djoko.Djoko menegaskan, dirinya belum menentukan di LP mana para napi bom Bali ini akan ditempatkan selanjutnya. Namun salah satu kemungkinannya adalah LP Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah."Ke Nusakambangan juga belum pasti. Karena kita masih melihat sisa masa hukuman setiap napi," ujar Djoko.Data yang ada menyebutkan, jumlah napi bom Bali di LP Kerobokan sebanyak 11 orang. Mereka rata-rata memiliki masa tahanan 7 sampai 15 tahun. LP Kerobokan memiliki daya tampung 400 orang. Namun kini dihuni sekitar 865 orang.Kepala LP Kerobokan Ilham Jaya menjelaskan, pihaknya sudah menyerahkan 9 HP milik napi bom Bali itu ke Densus 88. Selanjutnya akan diselidiki ke mana saja HP itu digunakan oleh para pemiliknya.Napi bom Bali I yang memiliki HP tersebut adalah Abdul Ghoni, Agung Rauf, Maskur Abdul Kadir, Junaidi dan Sarjio. Sedangkan napi bom Bali II adalah Abdul Azis, Cholily, Anif Solchanudin, dan Wiwid."Dari hasil penyelidikan sementara dan pengakuan napi, HP itu hanya digunakan untuk menghubungi keluarganya. Benar tidaknya kita serahkan ke Polri," kata Ilham. (djo/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads