Pedagang Vs Satpol PP Perang Batu di Pasar Pondok Gede
Kamis, 15 Feb 2007 15:32 WIB
Jakarta - Rencana pengosongan Pasar Pondok Gede karena akan direnovasi ditentang ratusan pedagang. Bentrokan pun tak terhindarkan. Sekitar 200 pedagang vs 100 petugas Satpol PP dibantu polisi perang batu.Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, Kamis (15/2/2007). Sekitar 100 petugas gabungan Satpol PP dan polisi berniat mengosongkan seluruh pedagang di Pasar Pondok Gede karena Pemerintah Kota Bekasi akan memugar bangunan pasar yang sudah tua.Namun sekitar 200 pedagang menolak rencana tersebut. Berbekal kayu dan batu, mereka berjaga-jaga di depan pasar yang terletak di Jalan Raya Pondok Gede, Bekasi.Tak gentar, petugas yang berbekal tameng dan sebuah buldoser merangsek masuk. Para pedagang pun tak tinggal diam. Batu dan kayu yang sudah disiapkan dilempar ke arah petugas. Suasana memanas dan terjadi dorong-dorongan sekitar 30 menit.Karena kalah jumlah, petugas yang terdesak memilih mundur. Rencana pengosongan gagal. "Ini mungkin kejadian yang kelima," ujar Abu Nawas, pedagang elektronik di salah satu kios.Dijelaskan dia, para pedagang menolak karena belum ada kejelasan mengenai harga sewa kios yang baru. Selain itu tempat penampungan sementara yang berjarak 200 meter dari Pasar Pondok Gede merupakan daerah rawan banjir."Hak guna bangunan kita juga baru habis pada tahun 2014. Kami khawatir harga kios melambung tinggi dan kami tidak dapat berdagang lagi," imbuh Abu.Pantauan detikcom pukul 15.00 WIB, pascabentrokan, suasana Pasar Pondok Gede tampak normal. Para pembeli tidak terpengaruh. Hanya pedagang kaki lima yang berada di badan jalan yang menutup lapaknya. Sedangkan petugas Satpol PP dan polisi masih berjaga-jaga.
(bal/sss)











































