Zakat untuk Berantas Kemiskinan
Kamis, 15 Feb 2007 13:52 WIB
Denpasar - Konferensi internasional pemimpin muslim di Bali berakhir. Dalam deklarasinya, mereka menyerukan agar zakat dapat digunakan untuk memberdayakan masyarakat."Pemimpin umat muslim diharap bisa mengembangkan zakat, wakaf, dan sumber lain, sebagai instrumen untuk memberdayakan masyarakat dan program pembangunan. Utamanya untuk program pemberantasan kemiskinan," ujar perwakilan UNFPA di Indonesia Zahidul A Huque.Hal itu disampaikan dia setelah deklarasi konferensi internasional untuk mendukung program kependudukan dan pembangunan, di Inna Grand Bali Beach Hotel, Bali, Kamis (15/2/2007).Para peserta juga mendukung kesetaraan jender, kesehatan reproduksi, pemberdayaan perempuan, dan keharmonisan umat beragama."Disepakati pula kegiatan berbasis masjid dan masyarakat," imbuh Zahidul.Selain itu diserukan pula agar semua pemerintah, khususnya dari negara-negara muslim, untuk memberantas TBC, malaria, dan HIV/AIDS.Kolaborasi Selatan-Selatan juga diupayakan untuk ditingkatkan dalam rangka memperkuat kerja sama kependudukan dan pembangunan.Deklarasi ini dituangkan dalam Deklarasi Sanur-Bali, yang berisi 14 item deklarasi."Seruan ini akan diteruskan ke pemerintah, NGO, dan masyarakat. Kami berharap pemerintah dari negara-negara membuat kebijakan untuk mendukung implementasi seruan ini," jelas Zahidul.Ditegaskannya, dalam pemberantasan penyakit menular dan kesehatan reproduksi lebih difokuskan pada perempuan. Sebab angka kematian perempuan masih cukup tinggi.
(nvt/nrl)











































