RI-Myanmar Jajaki Kerjasama Militer
Kamis, 15 Feb 2007 13:54 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia dan Myanmar menjajaki kerjasama di berbagai bidang termasuk militer. Ini merupakan hasil pertemuan pertama Komisi Bersama RI-Myanmar di Jakarta pada 14-15 Februari 2007."Kita tawarkan dan disambut baik Myanmar, yaitu dalam bentuk pelatihan perwira Myanmar dalam pendidikan TNI," ujar Menteri Luar Negeri (Menlu) Hassan Wirajuda dalam jumpa pers usai pertemuan dengan Menlu Myanmar U Nyan Win di Kantor Deplu, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis (15/2/2007).Dijelaskan Hassan, pelatihan terseebut bisa dilakukan di Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI. Bahkan, lanjut dia, di masa depan Indonesia dan Myanmar siap menjajaki kerjasama latihan tempur bersama."Jika sudah disepakati, sama sekali tidak masalah Indonesia melakukan kerjasama militer dengan Myanmar," imbuh Hassan.Selain bidang militer, Komisi Bersama RI-Myanmar menjajaki kerjasama di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, energi, pendidikan, pertanian, kehutanan, perhubungan, dan pariwisata.Komisi ini merupakan perwujudan MoU yang ditandatangani kedua menteri saat kunjungan Presiden SBY ke Myanmar pada 1-2 Maret 2006.
(bal/sss)











































