Bertemu Menlu Myanmar, Hassan Tanya Nasib Suu Kyi
Kamis, 15 Feb 2007 13:44 WIB
Jakarta - Entah sampai kapan Aung San Suu Kyi berada dalam tahanan. Pemerintah junta militer di Myanmar tidak bisa memastikannya.Nasib pejuang demokrasi Myanmar itu ditanyakan Menlu Hassan Wirajuda dalam pertemuan empat mata dengan Menlu Myanmar U Nyan Win di Gedung Deplu, Jalan Pejambon, Jakarta, Kamis (15/2/2007).Tidak hanya Suu Kyi, Menlu Hassan juga mempertanyakan nasib para tahanan politik Myanmar lainnya."Myanmar tidak bisa memastikan kapan Suu Kyi dan tapol lain dibebaskan, tapi mereka menjamin kunjungan dokter bagi Suu Kyi diberikan," kata Menlu.Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan terdapat lebih dari 1.100 tahanan politik di Myanmar, negara yang telah diperintah militer sejak tahun 1962. Aung San Suu Kyi, salah satunya, telah menjalani tahanan rumah selama 11 tahun dari 17 tahun masa penahanannya.Pertengahan Januari 2007 lalu, pemerintah Myanmar melakukan tekanan baru terhadap Suu Kyi, dengan menuduhnya melakukan penggelapan pajak. Perempuan perkasa ini dituduh meminta keluarganya yang berada di luar negeri untuk membelanjakan uang yang diterimanya.Suu Kyi juga dituduh menerima uang dari mata-mata asing.Tekanan keras tersebut dilakukan kurang dari seminggu setelah divetonya rancangan resolusi mengenai Myanmar yang diusulkan Amerika Serikat, yang di dalamnya mendesak reformasi demokrasi dan pembebasan para tahanan politik.
(umi/sss)











































