Paman Alda: Ferry Pernah Bunuh Orang Saat Kelas 3 SMP

Paman Alda: Ferry Pernah Bunuh Orang Saat Kelas 3 SMP

- detikNews
Kamis, 15 Feb 2007 00:20 WIB
Jakarta - Masa lalu Ferry Surya Prakasa memang gelap. Hanya sedikit informasi mengenai identitas pria yang disebut-sebut pernah menjalin kasih dengan almarhum Alda Risma itu.Namun seiring waktu, masa lalunya sedikit demi sedikit mulai terkuak. Faisal Rizal Rahmat, paman pelantun "Aku Tak Biasa" itu, mulai menemukan titik terang jati diri tersangka pembunuh keponakannya tersebut.Faizal mendapatkan informasi yang cukup mengejutkan. Melalui tim penyelidik yang dibentuknya, Faizal menemukan bahwa Ferry pernah membunuh orang saat dia kelas 3 SMP. Namun Ferry remaja selamat dari jerat hukum. Orangtuanya mengirim dia ke Seattle, Amerika Serikat."Kita punya data bahwa dia pernah membunuh orang sewaktu kelas 3 SMP dan berhasil diselamatkan karena dikirim orangtuanya ke Seattle, Amerika," terang Faizal dalam jumpa pers di Villa Samaya, Kerobokan, Kuta, Bali, Rabu (14/2/2007).Bukan saja seorang pembunuh, Faizal juga mendapatkan informasi bahwa Ferry seorang penipu. Korbannya umat Budha yang dipimpinnya kala dia menjadi Serling Tulku Yongdzhin Rinpoche.Dalam catatan Faizal, Ferry pernah menipu di Surabaya, Riau dan beberapa daerah lainnya. Dengan mengenakan atribut pendeta biksu, Ferry berhasil menipu hingga angka Rp 500 miliar."Kasus ini berlangsung sejak 1-2 tahun lalu, sejak dia mengatasnamakan sebagai pendeta biksu. Saya punya data dan bukti-bukti berupa biro cek kosong BCA dan BRI," ujar Faizal.Dari mana Faizal tahu latar belakang Ferry tersebut? "Kasus ini baru saja terbongkar. Bukan saya yang minta, tapi karena saya didatangi oleh para korban setelah kasus Alda mencuat. Orang-orang yang dirugikan itu mendatangi saya dan menceritakan kepada saya," terang Faizal lagi.Meski berhasil menemukan bukti-bukti mengenai dunia hitam Ferry, Faizal enggan melaporkannya ke penyidik Polsek Jakarta Timur. Dia berencana akan langsung melaporkannya ke kejaksaan. Statusnya bukan sebagai paman Alda, melainkan kuasa hukum korban penipuan Ferry Surya Prakasa. "Mungkin setelah Imlek," kata Faizal.Menurut Faizal, pihak penyidik terlalu arogan merahasiakan hasil penyidikan dari keluarga Alda. Polisi akan membidik Ferry dengan pasal apa pun, Faizal tak mau peduli. "Terserah polisi mau pakai pasal apa. Saya tidak ada urusan. Terserah mau dipingpong berapa set, saya nggak peduli," pungkasnya. (ana/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads