Polio Intai Balita Korban Banjir
Rabu, 14 Feb 2007 23:57 WIB
Jakarta - Penyakit yang dibawa banjir bukan hanya diare, demam berdarah dan demam karena leptospirosis, tapi juga polio. Dan anak-anak adalah sasaran empuknya.Itulah yang dialami Sahrul (5) korban banjir di Budi Mulya, RT 12/13 Pademangan, Jakarta Utara. Sahrul terkena lumpuh layu setelah bermain air banjir di halaman rumahnya.Setelah bermain air, malamnya Sahrul jatuh sakit dan demam tinggi. Keesokannya kaki Sahrul bengkak serta tulang belikat bagian punggung membenjol. Selain itu di tulang iganya terdapat tiga bintik hitam. Ibunya, Warlesi pun panik. Sahrul dilarikan ke RS Koja, Jakarta Utara pada 6 Februari 2007 lalu. Setelah banjir reda, Sahrul dipindahkan ke RSPI Sulianti Saroso."Sakit banget...," keluh Sahrul sambil dielus ibunya yang mendampinginya di Ruang Mawar Lantai 1 RSPI Sulianti Saroso, di Jalan Danau Sunter Raya, Jakarta Utara, Rabu (14/2/2007).Sahrul tak bisa bergerak banyak. Hanya pasrah menerima suapan bubur dari ibunya. Apakah Sahrul terkena polio?"Fesesnya masih kami periksa di laboratorium. Kemungkinan memang ada. Tapi, lumpuh layu belum tentu polio," jawab Wakil Direktur Keuangan dan Umum RSPI Sulianti Saraso, Sardikin.Menurut Sardikin, virus itu mungkin terbawa dari banjir. Karena selama ini tidak ada daerah endemis polio di Jakarta."Virus yang terbawa banjir itu dapat menyerang balita. Jadi bisa saja virus dari Bogor, yang terkena balita Sunter," terang Sardikin.
(aba/aba)











































