Pernik Imlek di Glodok Laris
Rabu, 14 Feb 2007 17:00 WIB
Jakarta - Dua naga besar berwarna merah dan kuning menyambut pembeli di Pasar Glodok. Nuansa merah khas Imlek menghiasi pasar itu. Kue keranjang, permen cana, jeruk, lampion, barongsai dijajakan para penjual.Hiasan 2 naga besar lengkap dengan tulisan "Selamat Hari Raya Imlek", dan "Gong Xi Fa Chai" dipasang di pintu utama Pasar Glodok, Jakarta Barat, Rabu (14/2/2007). Perayaan Imlek jatuh pada 18 Februari 2007.Asap dupa mengepul menyelimuti setiap toko di pasar itu. Lagu-lagu Mandarin pun didendangkan. Serasa di Negeri Cina!Para pedagang tampak sibuk menjajakan dagangannya. Transaksi jual beli kadangkala pun dilakukan dengan bahasa Cina. Ada kue keranjang yang dijual Rp 20 ribu per kilo, permen cana seharga Rp 25 per kilo, kacang mede, emping, lampion, bunga merah, patung barongsai dan patung naga."Untuk mempersiapkan Imlek ini keluarga saya menyiapkan Rp 10 juta. Setelah sembahyang, kami biasa makan kumpul dan makan bersama," kata Cik Ros, warga Bekasi yang tengah memborong permen cana dan kue keranjang.Johny, pembeli lainnya juga mengatakan hal yang sama. "Saya sering ke sini beli pernah pernik Cina meski tidak Imlek," kata Johny yang sedang membeli jeruk kecil-kecil warna oranye.Ramainya pembeli, membuat pedagang mengeruk rezeki. Salah satunya Sutrima yang berdagang makanan khas Imlek ini. Omzetnya naik 50 persen."Kalau dibandingkan tahun 2006, saat berdagang di Pancoran, jauh banget jumlah pembelinya. Kita bahkan tidak sempat duduk. Tetapi ini juga ramai dibandingkan hari biasanya," kata muslim Thionghoa ini.Deny, pedagang lampion juga mengatakan hal serupa. "Lebih laris dibanding hari biasanya, Mas," ujarnya.
(aan/nrl)











































