Operasi Pasar Beras di Semarang Diwarnai Kericuhan

Operasi Pasar Beras di Semarang Diwarnai Kericuhan

- detikNews
Rabu, 14 Feb 2007 14:46 WIB
Semarang - Selain warga setempat, ternyata ada pedagang dan warga luar daerah yang menyerbu operasi pasar beras di Semarang. Kegiatan jual beras murah itu pun sempat diwarnai kericuhan.Pada awalnya, petugas menyilakan warga membeli beras hingga dua karung (satu karung berisi 20 Kg). Namun setelah banyak warga berdatangan, petugas membatasi pembelian. Tiap orang hanya diizinkan membeli maksimal satu karung.Di tengah antuasiasme itu, warga melihat ada satu orang yang terlihat membeli beras secara berulang kali. Mereka pun meneriaki orang yang tak diketahui namanya tersebut.Setelah diusut ternyata orang itu merupakan warga Demak. Dia membeli hingga lima karung dengan cara menyuruh orang lain. Karena diprotes warga, orang itu segera meninggalkan lokasi operasi pasar, di Kampung Kebonharjo, Kelurahan Tanjung Emas, Kecamatan Semarang Utara, dengan mengendarai mobil."Ia membeli berulang kali. Selain tidak diperbolehkan, setelah diusut ternyata dia bukan warga sini," kata salah seorang pengurus RW, Syafei, Rabu (14/2/2007).Petugas terlihat kewalahan melayani warga. Satu kilogram beras dijual seharga Rp 3.700. Padahal, di pasaran harga beras berkisar antara Rp 5.000-Rp6.800 per Kg. Sebanyak 10 ton beras pun ludes dalam waktu yang tak terlalu lama.Berdasar informasi yang dihimpun, operasi beras akan digelar selama beberapa waktu ke depan hingga harga stabil. Pada triwulan pertama 2007, stok beras di Jawa Tengah mencapai 712 ribu ton. Dalam situasi normal, jumlah ini diprediksikan bisa memenuhi kebutuhan hingga April mendatang. (try/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads