SD Kurang Murid Tanda KB Sukses

SD Kurang Murid Tanda KB Sukses

- detikNews
Rabu, 14 Feb 2007 11:43 WIB
Denpasar - Program keluarga berencana (KB) di Indonesia dikembangkan sejak tahun 1968. Selama hampir 40 tahun, sejumlah capaian pun diraih."Kalau banyak sekolah dasar (SD) yang kurang murid sehingga sekolah-sekolah harus di-grouping (gabung), itu tanda KB berhasil," kata Sekretaris Ditjen Bimas Buddha Depag Cornelis Wowor.Hal itu disampaikan Cornelis di sela-sela konferensi internasional pemimpin muslim untuk mendukung program kependudukan dan pembangunan di Inna Bali Beach Hotel, Denpasar, Bali, Rabu (14/2/2007).Fenomena itu, lanjut tokoh Buddha ini, telah terjadi di berapa kota di Indonesia. Namun sejumlah daerah tidak bisa melakukan grouping, karena alasan geografis."Banyak orang desa atau orang miskin yang tidak ada hiburan, jadi merekamenghibur diri dengan banyak anak," imbuhnya.Sejak sekitar awal 1970-an, telah banyak pemuka agama Buddha yang turut menyosialisasikan program KB."Jadi awalnya kepada umat dibilang soal kesejahteraan keluarga, lalu disangkutkan dengan KB. Banyak kok begitu," tambah Cornelis. (nvt/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads