Pulang dari Kebun, Petani NTT Dipanah Warga Timor Leste
Rabu, 14 Feb 2007 11:07 WIB
Kupang - Entah mimpi apa Amrosius Seram (35) sebelumnya. Warga Desa Kewar, Kecamatan Lamaken, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), ini dipanah warga Timor Leste saat pulang dari kebun.Peristiwa tersebut terjadi Selasa (13/2/2007) sekitar pukul 17.30 Wita, sekitar 500 meter dari perbatasan RI-Timor Leste. Amrosius yang sedang dalam perjalanan pulang dari kebunnya, dihadang oleh 10 orang warga Timor Leste. Dan tanpa basa-basi, kesepuluh orang itu langsung menghujani Amrosius dengan panah. Akibatnya, pria malang tersebut menderita luka panah pada kaki serta ulu hati. Belum diketahui secara pasti motif tindakan brutal tersebut. Akibat luka-luka yang dideritanya, Amrosius saat ini dirawat di RSU Atambua dalam kondisi kritis.Komandan Sektor Pasukan Pengamanan Perbatasan RI-Timor Leste, Letkol Inf J Hotma Hutahayon mengatakan, telah melaporkan secara resmi insiden penyerangan ini ke Kedutaan Besar RI di Dili. Lewat laporan itu, diharapkan Kedutaan Besar RI bisa menyampaikan protes kepada pemerintah Timor Leste."Saya juga telah menyampaikan kronologi peristiwa ini ke Pangdam Udayana," kata Hotma yang dihubungi melalui telepon, Rabu (14/2/2007).Hotma menambahkan, pihaknya juga akan mndesak aparat keamanan di Timor Leste untuk melakukan investigasi bersama. Hal ini penting untuk mencari tahu latar belakang penyerangan ini.
(djo/nrl)











































