Rayakan Valentine, Bidadari Gagah Bagi-bagi Pohon di Yogya

Rayakan Valentine, Bidadari Gagah Bagi-bagi Pohon di Yogya

- detikNews
Rabu, 14 Feb 2007 10:43 WIB
Yogyakarta - Dengan terbalut kostum dan sayap bulu warna pink, seorang bidadari dengan ramah membagikan 800 pohon dan kartu kepada pengendara yang melintas di simpang empat Kantor Pos Besar Yogyakarta.Bidadari pink itu berbadan tegap, tinggi besar dan mengenakan topeng. Maklum saja, seseorang di balik kostum itu bukan perempuan cantik yang turun dari langit, melainkan seorang pria.Dia tampak sigap membagikan pohon dan kartu kepada pengendara yang melintas di Jalan Senopati, Rabu (14/2/2007)."Ditanam ya," sapanya ramah mewanti-wanti.Aksi yang digelar Walhi dan Sahabat Lingkungan ini diikuti 100 aktivis. Mereka akan membagikan 800 pohon untuk ditanam warga Kota Gudeg ini.Pohon yang dibagikan rata-rata tingginya 75 cm antara lain pohon Tanjung (200 pohon), pohon Harmoni (300 pohon), pohon mahoni (300). Pohon yang diangkut dengan mobil pick up ini dijejerkan di sepanjang taman di Jalan Senopati.Peserta aksi secara simbolis memberikan salah satu pohon kepada Walikota Yogyakarta Herry Zudianto. Herry lantas memberikan pohon Tanjung kepada kusir andong yang tengah berhenti di lampu merah."Ini pohon ditanam di rumah ya," kata Herry."Terima kasih Pak," kata kusir andong.Pohon lainnya akan diberikan secara acak di sekitar kota Yogyakarta. Bagi yang berminat dapat meminta langsung di taman itu atau di kantor Walhi.Selain pohon, juga disebar kartu warna abu-abu, pink, hijau dan cokelat.Kartu itu bertuliskan "Kalau bisa hijau kenapa harus coklat."Kartu ini menyisipkan pesan manis tentang lingkungan. Isi pesan itu "Dear sahabat... Namaku Sahabat Lingkungan Walhi Yogyakarta. Di hari kasih sayang ini aku ingin berbagi cerita tentang bumi yang kita diami. Yang setiap saat menyediakan udara untuk kita hirup, air untuk kita minum, bahan pangan dan semua sumber kehidupan yang kita perlukan karena bumi telah tua, dan semakin renta itu akibat kita tidak cinta lagi kepada bumi karena itu jangan biarkan bumi merana dan harus kita tumbuhkan rasa cinta kita untuk menyelamatkan lingkungan dan sumber kehidupan"."Tujuan pemberian pohon itu untuk mengingatkan bahwa kasih sayang tidak sesama manusia tetapi juga dengan makhluk lain. Ini untuk gerakan cinta lingkungan," kata Wahyu Epan dari Walhi. (aan/nrl)


Berita Terkait