Pasca Bentrokan TNI-Polri, Puncak Jaya Masih Mencekam

Pasca Bentrokan TNI-Polri, Puncak Jaya Masih Mencekam

- detikNews
Selasa, 13 Feb 2007 17:56 WIB
Papua - Suasana mencekam masih terasa di kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, pasca baku tembak anggota TNI dengan Polri. Masyarakat memilih berada di dalam rumah masing-masing.Peristiwa memalukan itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIT, Selasa (13/2/2007). Kejadian itu dipicu aksi saling ejek kedua aparat penegak hukum itu.Sumber detikcom menyebutkan, peristiwa itu berawal dari antrean BBM di Pangkalan Selang, kota Mulia, Puncak Jaya, Papua. Tiba-tiba seorang anggota Brimob marah-marah dan mengeluarkan kata-kata yang tidak karuan karena kehabisan BBM.Kebetulan di lokasi yang sama, juga ada personel TNI dari Yonif 753 Nabire. Merasa tidak senang, anggota TNI ini menegur oknum Brimob tadi. Namun yang terjadi, keduanya malah terlibat perang mulut.Perseteruan kedua belah pihak ini sempat akan didamaikan di Mapolres Puncak Jaya. Tetapi saat sejumlah personel TNI melintas di depan Markas Brimob Puncak Jaya, aksi saling ledek kembali terjadi.Bentrokan pun kembali meletus. Kedua belah pihak saling kejar-kejaran. Tidak cukup sampai di situ, senjata api pun ikut berbicara. Akibatnya, personel Brimob Bripda Yosef Keliombar tewas setelah rusuk kanannya tertembak.Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Kartono yang dihubungi detikcom mengaku belum bisa memberikan keterangan apapun mengenai peristiwa tersebut."Rabu besok kita akan jumpa pers di Polda Papua. Kita harapkan acara ini akan dihadiri oleh Kapolda Papua dan Pangdam Trikora untuk menjelaskan persoalan ini," ujar Kartono. (djo/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads