SBY-Panglima AS Bahas Perkuatan Hubungan Militer
Selasa, 13 Feb 2007 12:51 WIB
Jakarta - Presiden SBY menerima kunjungan Panglima Angkatan Bersenjata AS Jenderal Peter Pace. Kunjungan ini menandai membaiknya hubungan militer RI dan AS."Kita berharap dapat terus memperkuat hubungan militer Indonesia dan AS. Kita pun sangat menyambut TNI dan angkatan bersenjata AS dapat bekerja sama lagi ke depan," kata Jenderal Peter pace usai bertemu SBY di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (13/2/2007).Dalam pertemuan selama 1 jam dengan SBY, menurut dia, dibicarakan peningkatan kapabilitas personel militer. Alasan utama kerjasama TNI dan Angkatan Bersenjata AS, lanjut Pace, karena hal itu membawa kontribusi positif terhadap dua negara."Kita berbagi ide bagaimana melindungi rakyat dan memperkuat masing-masing negara," ujarnya.Sementara juru bicara kepresidenen Dino Patti Djalal mengatakan, SBY sangat mengapresiasi normalisasi hubungan militer Indonesia dengan AS yang sudah terjadi sejak tahun lalu.Selain kerjasama pertukaran personel militer yang sudah diikuti 57 personel TNI, kata Dino, kerjasama militer Indonesia dan AS memiliki dimensi baru yang merupakan operasi yang bersifat kemanusiaan."Misalnya saja, TNI dan angkatan bersenjata AS melakukan operasi bersama untuk membantu korban tsunami di Aceh. Di masa sekarang, ancaman sudah bersifat nonkonvensional dan sukar diprediksi," ujarnya.Dino menjelaskan, pertemuan juga membahas perkembangan isu-isu internasional seperti di Irak, Libanon, dan Palestina. Namun tidak membahas pembelian senjata atau pun isu terorisme.Pace tampak didampingi Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto dan Dubes AS untuk Indonesia B Lynn Pascoe. Pace selanjutnya akan mengunjungi Dephan guna bertemu dengan Menhan Juwono Sudarsono.
(aan/sss)











































