Ketua MPR Sesali Manuver Ribuan Anggota DPRD
Selasa, 13 Feb 2007 11:26 WIB
Jakarta - Kedatangan ribuan anggota DPRD ke Gedung DPR disesali Ketua MPR Hidayat Nurwahid. Manuver mereka dianggap tidak efektif."Saya kasihan dengan DPRD. Saya khawatir manuver mereka disalahpahami rakyat," kata Hidayat di sela sosialisasi UUD 1945 di Gedung Dephub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (13/2/2007).Hidayat menilai, anggota DPRD yang menolak revisi PP 37/2006 itu akan lebih produktif jika memahami revisi itu. Karena sikap itu justru akan meningkatkan martabat mereka sendiri."Jadi saya lebih cenderung mereka datang untuk membantu korban banjir. Tapi dalam rangka seperti kemarin itu, lebih produktif itu tidak dilakukan," katanya.Apalagi dia yakin sekali, tidak semua anggota DPRD menolak revisi PP 37/2006.Dia juga berharap kasus ini tidak terulang lagi. Dia pun mengimbau pemerintah lebih cermat dalam menyusun peraturan."Jangan membuat DPRD repot seperti itu, dan kemudian mereka dijadikan kelinci percobaan. Saya berharap ini jadi pelajaran penting, baik untuk pembuatan UU di pusat dan DPRD," katanya.Tuduhan KoruptorUntuk anggota DPRD yang sudah terlanjur menerima dana tunjangan intensif komunikasi sesuai PP 37/2006, Hidayat menimbau untuk mengembalikannya."Ya, kalau ketentuan PP yang kita dengar dari pihak presiden, dengan ditariknya PP 37/2006, maka yang sudah menerima dikembalikan. Tapi kan pemerintah juga memberikan tenggang waktu sampai akhir Desember tahun ini," ujarnya.Terkait tudingan koruptor bagi mereka yang menolak mengembalikan dana itu, Hidayat mengaku prihatin. "Saya kasihan dengan anggota DPRD, mereka menerima karena ada PP itu, tapi kemudian ada pencabutan dan harus dikembalikan. Menurut saya, ya kembalikan," tandasnya.
(umi/nrl)











































