PDIP Bali Persilakan Kadernya Ikut Pertemuan Adkasi
Senin, 12 Feb 2007 20:45 WIB
Bali - PDIP Bali mempersilakan kadernya mengikuti pertemuan Adkasi (Asosiasi DPRD Kabupaten se-Indonesia). Namun para kader diminta untuk tidak ikut menolak revisi Peraturan Pemerintah 37/2006. "Pertemuan itu (Adkasi) harus diikuti. Mereka ke Jakarta kan untuk ikut rapat rutin," kata Ketua DPD PDIP Bali Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi saat dihubungi detikcom, Senin (12/02/2007). Namun ketika ditanya bagaimana sikapnya jika ada kadernya mendukung Adkasi menolak revisi PP 37/2006, Ratmadi berdalih belum mengetahui perkembangan hasil pertemuan Adkasi tersebut. "Saya belum tahu perkembangan di Jakarta seperti apa," cetusnya. Namun Ratmadi menegaskan, kadernya harus setia mengikuti instruksi induk partai. "Tentunya PDIP tetap pada instruksi partai untuk menolak rapelan PP 37/2006. Instruksi sudah jelas, jadi harus dilaksanakan oleh kader partai dan dengan sendirinya tidak menerima uang rapelan itu," jelas Ratmadi. Sementara itu Sekretaris PDIP Nyoman Parta mengatakan, DPD PDIP Bali tidak berhak memberikan sanksi jika ada kadernya yang mendukung penolakan revisi PP 37/2006. "Instruksi dari induk partai, jadi yang akan memberikan sanksi adalah induk partai," imbuh Nyoman. Dikabarkan pula, beberapa Ketua DPRD Kabupaten di Bali berangkat ke Jakarta mendukung penolakan revisi PP 37/2006. Hanya saja mereka ke Jakarta dengan alasan lain.
(gds/ndr)











































