Geger Sidoarjo
Rizal Pelajari Ilmu Kanuragan
Senin, 12 Feb 2007 18:09 WIB
Sidoarjo - Tindakan nekad Rizal menghabisi nyawa kedua orangnya, Zainuddin (50) dan Mujahidha (45), warga Desa Durung Bedug RT 4/RW 1 Kecamatan Candi, Sidoarjo, diduga karena keinginannya memiliki sepeda motor. Namun para tetangga meragukan hal itu.Rizal yang lulus STM tahun 2006 lalu itu dikenal tetangganya sebagai pemuda yang taat beribadah. Bahkan dia rajin mengumandangkan adzan magrib di mushala desa."Saya kok tidak percaya hanya karena tidak dibelikan motor dia nekad," kata Muji, salah satu tetangga korban kepada detikcom, Senin (12/2/2007). Sejak kecil Rizal juga sangat taat dan patuh pada orang tua. Bahkan ia pun rela membantu orang tuanya di sawah."Dia itu begadang saja tidak pernah. Jadi kenapa ya kok dia berbuat sadis kepada orangtuanya," kata Ny Indah, tetangga lainnya. Tabiat Rizal berubah drastis sejak dia aktif di sebuah perguruan kanuragan di kawasan Permata Hijau Candi. Dia menjadi sosok yang pendiam dan penyendiri."Sejak dia berlatih di perguruan itulah, perangai Rizal yang biasanya santun dan ramah berubah total. Dia lebih banyak berdiam diri dan jarang bergaul lagi," ungkap Malik, warga lainnya.Sementara warga lainnya, Imam mengatakan, pernah ada warga yang memergoki Rizal mengantongi pisau kemana-mana. "Saat ditanya dijawab sekenanya, untuk membunuh orang," kata Imam menirukan jawaban Rizal.
(gik/djo)











































