3 Gubernur Korban Banjir ke DPR

3 Gubernur Korban Banjir ke DPR

- detikNews
Senin, 12 Feb 2007 15:51 WIB
Jakarta - Komisi V DPR RI memanggil 3 gubernur yang wilayahnya kena banjir. Mereka adalah Gubernur Jakarta Sutiyoso, Gubernur Jabar Danny Setiawan dan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.Ketiganya dipanggil untuk memaparkan penanganan banjir yang terjadi di wilayah masing-masing dalam rapat dengar pendapat (RDP).Bang Yos, panggilan akrab Sutiyoso memaparkan langkah menanggulangi banjir. Salah satunya yaitu menyelesaikan pembebasan tanah untuk Banjir Kanal Timur (BKT) hingga 2008."Ada upaya penanganan di daerah hulu dan hilir," kata Bang Yos di Gedung DPR, Senayan, Senin (12/2/2007).Selain BKT, Pemrov juga merencanakan melaksanakan peningkatan Banjir Kanal Barat (BKB) dari pintu air Manggarai sampai pintu air Muara. Juga akan dilakukan revitalisasi situ-situ di Jabodetabek dan menormalisasi 9 sungai dari 13 sungai yang ada di Jakarta..Estimasi biaya untuk BKT Rp 4,3 triliun, BKB Rp 1 triliun, revitalisasi situ Rp 2 triliun, dan normalisasi sungai-sungai Rp 8,2 triliun. "Total estimasi biaya kira-kira Rp 17 triliun," tandas Bang Yos.Banten dan JabarSementara itu, Ratu Atut melaporkan korban yang terkena banjir di Banten yaitu 40.740 KK dengan jumlah jiwa 126.426 jiwa. Sedangkan korban tewas 18 orang dengan rincian 6 orang akibat tanah longsor dan 12 akibat banjir. Sawah yang terendam mencapai 5.528 ha."Biaya untuk penanganan banjir yang akan datang estimasinya Rp 1,23 triliun," terang dia.Sedangkan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan menerangkan, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah penanganan banjir. Yang pertama, Pemprov sudah menetapkan rencana tata ruang wilayah Jawa Barat dengan proporsi pemanfaatan lahan 45 persen, kawasan lindung 55 persen."Rencana konservasi daerah aliran sungai (DAS) Ciliwung-Cisadane, namun pada implementasinya menghadapi kendala anggaran," kata Danny. (mly/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads