Diare Ancam Pengungsi Banjir, 395 Orang Dirawat di RS
Senin, 12 Feb 2007 13:40 WIB
Jakarta -
Diare menjadi ancaman paling serius bagi pengungsi banjir. Sebanyak 395 orang pengungsi dirawat di berbagai rumah sakit di Jakarta akibat penyakit ini."Kebanyakan yang kena anak-anak dan jumlah ini masih bisa terus bertambah," kata Humas Dinkes DKI dokter Tini Suryanti kepada detikcom di Jakarta, Senin (12/2/2007).Tini mengungkapkan, rumah sakit yang paling banyak menampung penderita diare adalah RS Koja, yakni sekitar 200-an orang. Bahkan untuk menampung mereka, RS Koja sampai harus membangun tenda.Langkah yang diambil untuk menangani penyakit pascabanjir ini, Dinkes telah menerjunkan 150 mahasiswa Akademi Perawat (Akper) ke 5 wilayah untuk melakukan sterilisasi dan pembersihan lalat di tempat pengungsian.Dia juga mengungkapkan, sampai saat ini masih ada 44 pos kesehatan yang didirikan di daerah-daerah pengungsian yang telah menangani 112.842 pasien sejak Jumat 2 Februari 2007.Penyakit yang diderita adalah flu, ISPA dan penyakit kulit. Untuk penyakit ini, pasien hanya diminta rawat jalan.
(umi/nrl)










































