Menhan AS:
Satu Perang Dingin Sudah Cukup
Minggu, 11 Feb 2007 22:17 WIB
Munich - Berbeda dengan Presiden Rusia Vladimir Putin yang berapi-api menyerang kebijakan Amerika Serikat (AS), Menhan AS Robert Gates membalasnya dengan agak berkelakar. "Satu Perang Dingin sudah cukup," ujar Gates.Pernyataan tersebut disampaikan Gates di dalam konferensi mengenai kebijakan keamanan di Munich, Jerman, Minggu (11/2/2007). Di tempat yang sama dengan Putin memberikan pidato yang menyerang unipolarisme AS sehari sebelumnya."Bicara tentang isu yang kembali ke beberapa tahun lampau, sebagai seorang yang terlibat Perang Dingin, kemarin seorang pembicara hampir mengingatkan saya pada kenangan di saat-saat yang kompleks," ujar Gates seperti dilansir AFP, Minggu (11/2/2007)Jelas Gates terkenang. Dia merupakan mantan Direktur CIA, badan intelijen AS, yang ikut menyaksikan kolapsnya Uni Soviet. Menariknya, Putin adalah Direktur KGB, badan intelijen Uni Soviet, pada saat menjelang kolaps tersebut."Bertahun-tahun, orang-orang mencoba meletakkan bangsa-bangsa Eropa dan NATO ke dalam kategori-kategori berbeda --'dunia bebas' versus 'dunia yang di belakang tirai besi', 'utara' versus 'selatan', 'timur' versus 'barat'. Semua karakterisasi itu mengacu ke masa silam," jelas Gates lebih lanjut.Gates menilai dunia masa kini berbeda dan lebih kompleks dibanding era Perang Dingin. AS ngotot perlunya kerjasama dengan beberapa negara, termasuk Rusia, menghadapi problem dan tantangan bersama dari ekstrimisme Islam."Tidak kurang dari 18 organisasi teroris, kebanyakan terkait dengan Al-Qaeda, telah melakukan serangan berdarah ke seluruh dunia. Serangan itu membuat munculnya kebutuhan untuk mereorientasikan NATO bisa dikirim keluar perbatasan NATO," jelas Gates.Sehari sebelumnya, Putin menyerang kebijakan unipolar AS. "AS telah keluar dari perbatasannya dalam semua segi--ekonomi, politik, dan kemanusiaan, dan telah memaksakannya pada negara-negara lain," ujar Putin.
(aba/aba)











































