Konsumen Membanjir, Perusahaan Laundry & Cuci Sofa Kewalahan
Minggu, 11 Feb 2007 17:44 WIB
Jakarta - Banjir tidak hanya membawa duka tapi juga membawa berkah, terutama untuk para pemilik perusahan jasa laundry dan cuci sofa. Misalnya saja, jasa laundry Londre yang terletak di Jalan Abdullah Syafei, Casablanca, Jakarta Selatan. Manager Marketing Londre, Ria Ulandari, mengaku omset yang mereka terima pascabanjir melebihi omset saat lebaran."Memang omset pascabanjir melebihi lebaran. Peningkatannya sampai 2 kali lipat. Yang saya tahu, kemarin itu linennya sempat mencapai 10 karung per hari. Padahal hari biasa paling banyak 4 karung perhari," ungkap Ria saat ditemui detikcom, Jakarta, Minggu (11/2/2007).Ria menambahkan mayoritas konsumen membawa gorden dan bed cover. Tarif yang diberlakukan pun bervariasi tergantung berat barang. Konsumen yang datang tidak hanya dari warga sekitar Casablanca, Jakarta Selatan, tapi juga dari luar Casablanca.Tak berbeda, perusahaan jasa cuci sofa Hamparan Emas juga dibanjiri pelanggan. Perusahan ini sampai menolak konsumen yang ingin menggunakan jasa perusahaan tersebut.Perusahaan yang terletak di Jalan Anggrek, Klender, Jakarta Timur, ini mengaku kewalahan menghadapi banjir order. Pascabanjir, mereka menerima lebih dari 20 order per hari, padahal biasanya paling banyak 10 order. "Habis banjir bukan lagi antre, tapi banyak konsumen sampai kita tolak, apalagi semua minta cepat," kata pemilik Hamparan Emas, Feri.Feri menambahkan, meski kebanjiran order ia tidak menaikkan tarif. Tarif tetap Rp 30 ribu per jok. Ia mengaku perusahaannya memiliki layanan khusus untuk konsumen, yaitu dengan mendatangi ke rumah konsumen setelah ditelepon."Kemampuan kami cuma mendatangi 10 tempat per hari. Dalam satu order lebih dari satu sofa. Kami melayani dari Klender sampai Kemang," tambah Feri.
(lis/ana)











































