Kontingen TNI di Libanon Dapat Bantuan 2 Kamar Mandi
Jumat, 09 Feb 2007 21:08 WIB
Jakarta - Kontingen Garuda XXIII-A yang berada di Libanon mendapatkan bantuan beberapa perlengkapan seperti 2 buah kamar mandi (ablution). Bantuan ini diberikan berdasarkan peninjauan tim Contingent Owned Equipment(CEO) dari United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL).Hal ini disampaikan Mayor Kav M Irawadi, perwira penerangan Yonif Mekanis, dalam rilisnya kepada detikcom, Jumat (9/2/2007)."Perlengkapan ini seharusnya diterima di Nakura terlebih dahulu sebelum didistribusikan. Namun karena pertimbangan CEO, kontingen Indonesia menjadi prioritas pertama untuk menerimanya," kata Irawadi.Ablution adalah kamar mandi serba guna terbuat dari alumunium buatan Italia. Bentuk dan ukurannya mirip dengan konteiner. Dalam 1 konteiner terdiri dari 3 buah shower, 3 buah WC, 2 wastafel serta 1 buah urinoir (tempat buang air kecil). Selain kamar mandi, lanjut Irawadi, kontingen Indonesia juga mendapatkan bantuan berupa 15 buah corimec (hard wall) 3 modul dan 6 buah corimec 6 modul.Corimec diperuntukkan sebagai ruang tidur pasukan (pengganti tenda). Jumlah personel yang bisa menempati jenis 3 modul yaitu 12 orang. Sedangkan 6 modul untuk 24 personel."Kebutuhan ablution maupun corimec khususnya di kontingen Indonesia baru terdukung sekitar 20 persen, sisanya akan dikirim dalam waktu dekat," ujar Irawadi.Menurut Irawadi, bangunan ablution dan corimec ini dengan sistem knock down sehingga sangat mudah dirakit.
(mly/mly)











































