FPG: Amandemen UUD Bisa Kacaukan Pemilu 2009
Jumat, 09 Feb 2007 18:05 WIB
Jakarta -
Fraksi Partai Golkar DPR menilai usulan amandemen UUD 1945 oleh DPD belum perlu dilakukan dalam waktu dekat. Jika dilakukan sebelum 2009, amandemen dikhawatirkan justru akan mengacaukan Pemilu 2009."Terlalu riskan kalau dilakukan amandemen sebelum Pemilu 2009. Karena belum tentu itu selesai setahun," cetus Ketua FPG DPR Andi Mattalatta, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (9/2/2007). Andi khawatir amandemen yang dilakukan tidak fokus. "Banyak penumpang gelapnya nanti," ujarnya.Ditambahkan Andi, wewenang yang dimiliki DPD saat ini sudah cukup, tinggal memaksimalkan peran yang sudah dimiliki. "Ibarat makanan, makan dulu yang ada saat ini. Jangan mencari makanan di tempat lain," kata politisi asal Sulawesi Selatan itu.Ditegaskan Andi, keinginan DPD untuk menjadikan sistem bikameral murni sangat sulit untuk dilakukan. Dari pengalamannya dulu ketika membuat DPD, Andi bersama FPG telah memperjuangkan hal ini namun gagal."Kita dulu yang berupaya keras menjadikan bikameral murni, tapi gagal. Hasilnya seperti DPD sekarang, DPD kompromi," tandasnya.
(bal/sss)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
