RI Serukan Israel Stop Gali Purbakala di Masjidil Aqsa
Jumat, 09 Feb 2007 15:03 WIB
Jakarta - Arkeolog Israel menggali daerah sekitar Masjidil Aqsa untuk mencari benda-benda purbakala. Indonesia pun menyerukan agar kegiatan tersebut dihentikan."Kita serukan supaya Israel menghentikan penggalian kepurbakalaan di sana," ujar Menlu Hassan Wirajuda dalam keterangan pers di gedung Deplu, Jl Pejambon 6, Jakarta, Jumat (9/2/2007).Penggalian itu, lanjut Hassan, di samping secara fisik mengganggu tempat ibadah yang dimuliakan umat Muslim, juga bisa menimbulkan ketegangan baru."Itu bisa mengganggu kemungkinan damai antara Palestina dan Israel," imbuhnya.Terkait konflik dalam negeri Palestina antara Hamas dan Fatah, menurut Hassan, telah didengar kabar positif. Kabar itu didapat dia saat bertemu dengan Kepala Biro Politik Hamas Khalid Mishal pada 4 Februari lalu."Pada waktu itu, kami minta konfirmasi tentang pertemuan di Mekah antara Hamas dengan Fatah. Khalid memastikan pertemuan itu tidak akan menemui kegagalan. Jadi berita positiflah yang kita dengar," jelasnya.Pria kelahiran Tangerang, Banten, 9 Juli 1948 itu juga meminta Hamas dan Fatah serius dalam membuat kesepakatan membentuk pemerintahan nasional bersama.Mampir Libanon SelatanUsai bertemu Kepala Biro Politik Hamas Khalid Mishal, Hassan bersama dengan Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto mengunjungi kontingen Indonesia yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB di Libanon Selatan.Dia sangat bersyukur melihat kondisi kontingen Indonesia. "Saya lihat mereka ditempatkan lebih baik dari yang saya perkirakan, walaupun berbatasan langsung dengan wilayah Israel," kata Hassan.Wilayah yang menjadi tangung jawab kontingen Indonesia cukup aman. Meski sesekali terdapat insiden kecil, namun sejauh ini bisa diatasi dengan baik.
(nvt/nrl)











































