KNKT: Tabrakan Pesawat Saudia dan Garuda Karena Miskomunikasi

KNKT: Tabrakan Pesawat Saudia dan Garuda Karena Miskomunikasi

- detikNews
Kamis, 08 Feb 2007 20:12 WIB
Jakarta - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah menyelidiki kasus tabrakan pesawat Saudia Airlines dengan pesawat Garuda di Bandara Soekarno-Hatta 1 Februari 2007 lalu. Tabrakan ini terjadi akibat tidak adanya komunikasi sesama petugas. "Tidak adanya komunikasi antara petugas yang ada di dalam pesawat dengan petugas yang di bawah," kata Ketua KNKT, Setio Rahardjo, di Gedung Dephub, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (8/2/2007). Menurut Setio, waktu itu teknisi yang ada di dalam pesawat berada di dalam cockpit untuk melakukan gerakan push back. Sedangkan petugas yang di bawah mengendalikan traktor untuk menarik pesawat. "Yang di cockpit tidak pakai alat komunikasi headset, tapi pakai HP," tutur Setio. Mengenai alasan petugas di cockpit tidak menggunakan headset, menurut Setio, karena petugas itu takut kalau ada petir. Karena itu, lanjut Setio, petugas cockpit yang tidak menggunakan headset tersebut telah melanggar aturan CASR (Civil Aviation Safety Regulation) dan Annex 6 tentang operasi penerbangan. Dalam aturan itu disebutkan bahwa petugas di cockpit harus menggunakan alat komunikasi radio untuk berhubungan dengan petugas di bawah. Mengenai sanksi yang akan diberikan, Setio menegaskan itu bukan kewenangan KNKT. "Kita hanya melakukan investigasi," pungkas Setio. (nwk/asy)


Berita Terkait