Diduga Dianiaya, Tahanan Polsek Perawang Riau Meninggal

Diduga Dianiaya, Tahanan Polsek Perawang Riau Meninggal

- detikNews
Kamis, 08 Feb 2007 12:47 WIB
Pekanbaru - Tersangka kasus narkoba, Pardomoan Sihotang, meninggal di RSU Bhayangkara Pekanbaru. Keluarga menduga, pria ini meninggal akibat dianiaya polisi.Pardomoan adalah tahanan Polsek Perawang. Pria yang setiap harinya membuka kedai kopi itu ditangkap polisi di rumahnya di kawasan pelabuhan kapal feri, Perawang, Kabupaten Siak, Riau, Sabtu (3/2/2007).Dari penggeledahan yang dilakukan, polisi menemukan 1 amplop ganja di rumah Pardomoan. Pardomoan pun digelandang oleh 5 anggota reserse ke Polsek Perawang.Namun Minggu (4/2/2007) pagi Rosmedi, istri Pardomoan, dikabarkan ole polisi kalau suaminya mencoba bunuh diri di ruang tahanan. Saat istrinya mau menengok ke Polsek, Pardomoan sudah dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Pekanbaru.Sore harinya, Rosmedi menyusul suaminya ke RS Bhayangkara dan mendapatkan suamianya kritis di ruang ICU RS tersebut. Bagian pinggang kiri dan rusuk kanan Pardomoan terlihat memar. Bagian tengkuk dan lehernya juga terlihat memerah."Dan akhirnya hari ini pukul 10.00 WIB, Pardomoan meninggal," kata Ronal Sihotang, kuasa hukum keluarga Pardomoan di RS Bhayangkara Pekanbaru, Jl Kartini, Kamis (8/2/2007).Menurut Ronal, keluarga menduga kematian Pardomoan akibat penganiayaan yang dilakukan oknum Polsek Perawang. Karena itu dia mendesak kasus diusut tuntas."Kami telah melaporkan kasus ini ke propam Polda Riau. Kami juga meminta jenazah Pardomoan diotopsi untuk penyelidikan," kata Ronal. (djo/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait