Naik Busway Ragunan-Kuningan Seperti Naik Kopaja
Kamis, 08 Feb 2007 10:05 WIB
Jakarta - Busway koridor VI Ragunan-Buncit-Mampang-Kuningan-Halimun, kembali beroperasi pada Kamis (8/2/2007) pagi setelah kolaps sejak 2 Februari silam. Namun naik busway seperti naik Kopaja, macet cet.Kemacetan ini disebabkan jalur busway dilalui ribuan kendaraan yang melaju dari Ragunan. Sejak dari Ragunan, kendaraan umum/pribadi memasuki jalur khusus bus transjakarta itu. Maklum, jalur itu lengaaaang, sedangkan jalur sebelahnya macet sekali. Sementara, armada busway lama sekali datangnya. Setengah jam hingga satu jam, baru terlihat satu yang lewat. Karena itulah wajar bila jalur ini dipakai beramai-ramai oleh mereka yang hendak melaju ke pusat bisnis Kuningan-Sudirman-Thamrin-Gatot Soebroto.Dampak pemakaian jalur busway ini bisa ditebak. Ketika armada busway muncul, maka dia terjebak kemacetan, karena di depannya dipenuhi ribuan kendaraan. Kemacetan terparah terjadi di kawasan Mampang menuju Kuningan. Utamanya di perempatan jalan, busway hanya bisa terpekur bersama kendaraan umum/pribadi yang berbaris di depannya.Jika kendaraan di depannya kena macet, busway pun terpaksa harus turut mengantre. Jadinya, naik busway tidak ada istimewanya dibandingkan naik Kopaja. Kecuali ada AC-nya. Itu saja.Padahal penumpang dari Ragunan sangatlah padat. Cita-cita naik busway agar lebih cepat pun gagal.Sementara, busway dari arah sebaliknya, lancar tidak ada hambatan. Jalur arteri pada arah yang sama juga lancar.
(nrl/ana)











































