Pengungsi Diminta Meninggalkan Stasiun Tanah Abang

Pengungsi Diminta Meninggalkan Stasiun Tanah Abang

- detikNews
Kamis, 08 Feb 2007 07:52 WIB
Jakarta - Korban banjir yang menempati Stasiun Tanah Abang diminta meninggalkan stasiun tersebut. Rencanannya Kamis (8/2/2007) pagi, stasiun ini diaktifkan kembali."Kami sudah minta pengungsi untuk meninggalkan stasiun," kata Kepala Humas PT Kereta Api(persero) Daerah Operasi I Jakarta, Akhmad Sujadi kepada detikcom.Menurut Sujadi kereta api jurusan Tanah Abang-Serpong sudah bisa dioperasikan dan akan mulai melayani penumpang pagi ini. Ditambahkannya, sistem persinyalan kereta yang biasanya diatur secara otomatis masih belum bisa berfungsi sempurna."Kita masih pakai manual," lanjut Sujadi.Untuk memperbaiki Sistem persinyalan ini, dibutuhkan waktu sekitar dua hari. Waktu ini dibutuhkan untuk memeriksa satu per satu alat persinyalan yang ada di sepanjang rel. "Butuh waktu, soalnya banyak, bisa sampai seratus alat," katanya.Menurut Sujadi kerugian PT KA akibat kerusakan persinyalan ini diperkirakan mencapai Rp 250 juta. Dan kerugian paling besar dialami dari pembayaran tiket yang mencapai Rp 6,5 miliar. Sedangkan untuk perbaikan rel dan lintasan kereta mencapai Rp 1 miliar."Untuk kereta yang terendam belum kita taksir kerugiannya berapa," bebernya.Sebelumnya Stasiun Tanah Abang digunakan oleh ratusan pengungsi yang rumahnya terendam air untuk mendirikan tenda. Letak bangunan stasiun yang lebih tinggi menyebabkan air tidak dapat menyentuh lantai stasiun. Bangunan stasiun pun dijadikan tempat mengungsi. Sedangkan rel kereta tergenang air. (nal/nvt)


Berita Terkait