Korban Banjir Kampung Melayu Kurang Pedulikan Hartanya

Korban Banjir Kampung Melayu Kurang Pedulikan Hartanya

- detikNews
Rabu, 07 Feb 2007 14:50 WIB
Jakarta - Korban banjir biasanya bertahan di rumahnya untuk melindungi hartanya. Namun sungguh berbeda dengan warga Kampung Melayu Jakarta Timur. Mereka malah kurang mempedulikan harta bendanya.Warga Kampung Melayu ini sengaja membiarkan hartanya begitu saja, seperti televisi, kulkas, kasur dengan benda elektronik lainnya karena basah oleh banjir. Mereka berpikir, siapa sih yang akan mengambil barang yang sudah kotor dan basah oleh air.Namun tak semua warga yang meninggalkan hartanya begitu saja. Sebagian warga malah menyewa orang untuk menjaga rumahnya. Seperti yang dilakukan Syamsiah, warga Kampung Melayu."Saya menyewa orang untuk menjaga perabotan," kata Syamsiah, saat ditemui di tempat pengungsian Kompleks TK-SMP Santa Maria, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (7/2/2007).Berbeda dengan Syamsiah, Indarti justru malah mendiamkan hartanya yang saat ini memang dalam kondisi basah. Padahal dia telah menaruhnya di lantai 2, namun tetap saja masih terkena genangan air. "Pasrah aja. Kalau masih bisa, ya dipakai. Kalau nggak bisa, dibuang aja," cetusnya.Berdasarkan penuturan para korban banjir, mereka mengeluhkan penanganan yang didapatkan di posko banjir ini. Mereka menginginkan agar bantuan diberikan secara langsung kepada korban, tidak perlu melalui posko banjir.Korban banjir juga mengeluhkan kekurangan air bersih. Akibatnya, mereka tidak bisa membersihkan rumahnya yang genangan airnya telah surut. Lumpur banyak menggenang di rumahnya. Para korban malah terlihat nongkrong-nongkrong di tepi jalan. (mar/sss)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait