RI Gandeng Baxter Kembangkan 2 Juta Dosis Vaksin Flu Burung

RI Gandeng Baxter Kembangkan 2 Juta Dosis Vaksin Flu Burung

- detikNews
Rabu, 07 Feb 2007 13:35 WIB
Jakarta - Angka kematian di Indonesia akibat flu burung tertinggi sedunia sehingga membuat Indonesia harus bergerak cepat. Pemerintah Indonesia dengan perusahaan farmasi AS yang berkantor di Swiss, Baxter Healthcare, bekerjasama dalam pengembangan vaksin flu burung. Rencananya pada tahap awal, akan diproduksi 2 juta dosis vaksin flu burung.Kerjasama dituangkan dalam penandatangan MoU oleh Presiden Vaccine SDU Baxter Healtcare, Kim C Bush. Sedangkan dari Indonesia oleh Kepala Balibangkes Depkes Triono Soendoro serta disaksikan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari di gedung Depkes, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (7/2/2007).Menurut Menkes, mulai dari pengembangan vaksin hingga penyelesaian akan menggunakan strain Indonesia dan Depkes yang akan menyediakan spesimen klinis."Karena strain Indonesia paling kuat dibanding strain negara lain, terbukti dengan tingkat kematian yang tinggi dari Indonesia," kata Siti Fadilah.Tahap pengembangan tersebut, lanjut Siti Fadilah, masih melalui tahap uji klinis fase I dari 3 fase dan rencananya akan selesai pada Juni 2007. Dan Baxter dalam pengembangan akan melakukan alih teknologi.Indonesia melalui perusahaan farmasi pemerintah Biofarma akan ikut serta mengembangkan dan memproduksi jika vaksin sudah jadi. "Memang sangat panjang perjalanan untuk menghasilkan vaksin Indoneseia strain," terangnya.Sedangkan mengenai biaya pengembangan vaksin flu burung akan ditanggung oleh Baxter Healthcare dan pembuatannya pun dilakukan di pabrik Baxter di Austria. "Tapi dalam MoU, Indonesia punya hak untuk memproduksi dan memasarkan vaksin baik untuk Indonesia maupun ekspor," tandas Siti Fadilah.MoU ini bersifat umum, mengenai rincian kegiatan, biaya yang berkaitan dengan tingkat keamanan vaksin, harga dan kemudahan pelaksanaan dituangkan dalam dokumen yang terpisah.Pemerintah melakukan pendekatan dengan Baxter sejak 2005, ketika Presiden SBY mengumumkan penyediaan vaksin flu burung untuk manusia. Setelah melalui proses panjang, pada percobaan secara in vitro terhadap mencit didapatkan strain Indonesia menghasilkan cross protection sebesar 100 persen pada dosis 0,15; 0,75 dan 3,75 mg. Sedangkan strain Vietnam hanya dosis 0,75 dan 3,75 mg yang menghasilkan 100 persen. Tetapi untuk dosis 0,15 mg hanya menghasilkan cross protection 89 persen. (mly/nrl)


Berita Terkait