Urusi Banjir, SBY & Bang Yos Diminta Tidak Saling Tikam
Rabu, 07 Feb 2007 12:05 WIB
Jakarta - Presiden SBY dan Gubernur DKI Sutiyoso diminta dewasa menyikapi masalah banjir di Jakarta, bukan dengan saling diam dan saling tikam. "Itu memalukan!" tegas Tjahjo Kumolo."Seharusnya persoalan banjir ini ditangani bersama-sama. Jangan seperti kemarin. SBY dan Sutiyoso saling tikam. Presiden mengunjungi wilayah banjir tanpa sepengetahuan gubernur," tegas Ketua FPDIP DPR itu.Tjahjo menyampaikan hal itu kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (7/2/2007).Yang terpenting saat ini, imbuh Tjahjo, bukan menunjukkan persaingan menjelang Pilpres 2009, mengingat salah satu pesaing SBY nanti adalah Sutiyoso.Namun bagaimana mengatasi banjir secara bersama-sama agar korban tidak semakin banyak dan para pengungsi bisa menempati rumahnya lagi."Kenapa sekarang sudah ada persaingan, apa karena Sutiyoso siap-siap sebagai capres. Jadi sedini mungkin dibidik," cetusnya.Sebenarnya, kata dia, pemerintah tidak perlu lagi menebar pesona, karena jika mengatasi msalah banjir dengan serius, otomatis rakyat bisa menilai sendiri kinerjanya."Presiden dengan gubernur ribut soal membuka pintu air Manggarai. Ini seharusnya tidak boleh terjadi, diselesaikan saja bersama, nanti rakyat akan menilai siapa yang paling serius. Jangan dibuat permainan, kasihan rakyat yang kebanjiran," tandasnya.
(umi/sss)











































